Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Wisuda XXXV STTNI Yogyakarta: Tetap Berjaga




Yogyakarta, eBahana.com – Pada Rabu (1/12) kemarin, Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia, menggelar wisuda yang ke-35 dengan mengambil tema “Tetap Berbuat di Masa Sukar Melewati Tantangan Zaman” dari Yeremia 17:7-8.

Berdasarkan surat keputusan senat STTNI, sebanyak 14 orang wisudawan S1 Program Sarjana Teologi, 14 orang wisudawan S1 Program Sarjana Pendidikan Agama Kristen, dan 3 org mahasiswa Program Magister Teologi telah menjalankan rangkaian acara wisuda dengan aman, lancar dan penuh khidmat. Acara wisuda dibuka dengan Prelude, Prosesi Akademika, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Pembukaan Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Dr. Seri Damarwanti, S.E., M. Th.

Dalam sambutannya, Bu Antik panggilan akrab Ibu Dr. Seri Damarwanti, S.E., M.Th. menyatakan STTNI sebagai lembaga pendidikan yang sudah berjalan selama beberpa dekade, mengalami berbagai tantangan pada etiap masanya. Dari kampus yang misi awalnya hanya untuk memperlengkapi pengerja gereja di lingkup Gereja Kristen Nazarene, menjadi kampus yang harus memenuhi standar akreditasi BAN-PT. STT Nazarene Indonesia berbenah dan berjuang. Sehingga saat ini, seluruh program studi sudah terakreditasi, demikian juga dengan institusinya.

Kampus juga bergerak maju dengan tetap konsisten melaksankan standar pendidikan yang ditetapkan IBOE (International Board of Education) dan beberapa tahun ini telah tervalidasi kembali. Tantangan pada era Society 5.0 dan ditambah situasi pandemi Covid-19 yang tidak bisa diprediksi sejak 2 tahun belakangan membuat STTNI harus terus berjaga. Seri pun mengajak semua pihak harus belajar terus melalui beberpa macam model pembelajaran agar pendidikan dapat terselenggara dengan baik.

“Tema wisuda ke-35 yaitu Tetap Berbuah di Masa Sukar, Melewati Tantangan Zaman adalah sebuah ekspresi kekaguman, takjub, sukacita yang melimpah dari semua unsur STTNI kepada Tuhan yg maha baik, sumber kehidupan,” tandasnya.

Dirjen Bimas Kristen RI Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si. menyampaikan orasi ilmiah/khotbah menutup acara Ibadah.
Acara dilanjutkan dengan Upacara Wisuda, diawali dengan pembacaan SK kelulusan dan wisuda, di mana setiap wisudawan dipanggil satu-persatu utk maju ke mimbar menerima segala rangkaian prosesi wisuda. Kemudian para wisudawan kembali ke tempat duduk masing-masing. Upacara Wisuda ditutup dengan doa pengutusan yang dipimpin oleh Bp. Larry P. West, M.A. Siang itu rangkaian acara wisuda ditutup dengan doa penutup oleh Dr. Joko Santoso.

(Harun Sumadi)



Leave a Reply