Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

DONOR DARAH DI MASA PANDEMI COVID-19




eBahana.com – Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (Galatia 6:2)

Sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, banyak kegiatan-kegiatan sosial di luar rumah tertunda karena penerapan pembatasan aktivitas di luar rumah serta himbauan di rumah aja, termasuk salah satunya kegiatan donor darah. Hal ini tentu saja menyebabkan persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) berkurang secara drastis, padahal kebutuhan akan transfusi darah seperti untuk penderita kelainan darah, korban kecelakaan, pendarahan saat persalinan, ruang operasi dan sebagainya, tetap tinggi.

PMI sendiri telah mengeluarkan protokol kesehatan agar donor darah tetap aman ditengah merebaknya Virus Corona. Dalam protokol tersebut, orang yang mendonorkan darahnya (pendonor) perlu melakukan hal-hal sebagai berikut: memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, menjalani pengecekan suhu tubuh, mengisi formulir berisi check-list kesehatan, menjalani pengecekan tekanan darah dan Hemoglobin (Hb), serta menerapkan physical distancing. Para petugas PMI juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan tidak boleh bertugas bila kurang enak badan. Tempat tidur yang digunakan pendonor juga disterilkan, dengan disemprotkan disinfektan sebelum dan setelah digunakan.

Menurut dr. Veronica Nunuk, M. Biomed. dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangerang Selatan, hingga saat ini belum ada laporan ataupun data yang menyebutkan bahwa Virus Corona menular melalui transfusi darah atau lewat donor darah. Darah yang sudah kita sumbangkan pun tidak akan langsung diberikan kepada penerima, tetapi akan diperiksa lagi apakah bebas HIV/AIDS, Hepatitis B dan Hepatitis C melalui proses pemeriksaan, penyaringan serta pemisahan komponen, sehingga aman untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan. Bila positif, maka pihak PMI akan menghubungi si pendonor secara confidential untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan pertimbangan-pertimbangan itulah maka Komisi Pelayanan Kasih, dibawah naungan Majelis Bidang Kesaksian dan Pelayanan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pamulang, bekerjasama dengan UDD PMI Kota Tangerang Selatan, kembali mengadakan kegiatan donor darah (21/2/21) sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Menurut dr. Johannis Jacob, Kepala Bidang Pelayanan PMI Kota Tangerang Selatan, “GKI Pamulang telah menjadi mitra setia PMI Kota Tangerang Selatan sejak tahun 2014. Kegiatan seperti ini sangat membantu PMI dalam ketersediaan stok darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan. Kami berharap dapat terus berkelanjutan.”

Salah seorang peserta donor darah, Budiyono, mengatakan: “Puji Tuhan, saya sudah sembilan puluh enam kali mendonorkan darah. Justru badan terasa gak enak kalau tidak donor. Tinggal empat kali lagi, saya bisa ketemu pak presiden.” sambil menunjukkan kartu PMI sebagai bukti keikutsertaannya. Sedangkan seorang peserta lainnya, Haji Koko, menyatakan senang mengikuti kegiatan donor darah yang diadakan gereja. “Sudah dua tahun lebih, saya mengikuti donor darah di GKI Pamulang dan Alhamdulillah lolos terus.

Nah, ternyata melakukan donor darah di masa Pandemi Covid-19, aman bukan? Mari kita bersama-sama ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, agar persediaan darah di PMI bisa kembali normal. Dengan mendonorkan darah, secara tidak langsung kita telah menyelamatkan nyawa orang lain. Bukankah itu yang Tuhan Yesus inginkan, supaya hidup kita menjadi berkat bagi sesama!

 

Oleh Lina Nababan M.Kes – Kelompok Kerja Bencana, GKI Klasis Jakarta Dua



Leave a Reply