• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

TAK DIANGGAP ANAK

By: Ps. Timothy Roy Kartiko | Konseling | 18 Aug 2015, 14:38:13 | Dibaca: 996 kali

Shalom BAHANA,

Saya adalah seorang yatim, papa saya meninggal karena sakit. Saya tinggal serumah dengan keluarga besar mama saya. Di rumah itu, ada tante beserta anak dan suaminya, juga Oma dan Opa saya. Saya berusia 16 tahun dan yang mengurusi semua keperluan saya adalah Oma. Saya merasa tidak dianggap anak oleh mama saya karena ia tak pernah menanyakan kabar saya, apa yang saya makan dan pakai, apalagi soal pendidikan. Kesannya, saya seperti orang lain baginya. Setiap saya mendekati dan masuk ke kamarnya, saya diteriakin dan diusir. Mama juga tidak pernah mengajak saya makan berdua atau jalan-jalan ke mal saat weekend. Bahkan ketika berhadapan dengan Oma, mama saya tidak menunjukkan rasa hormat. Oma sering dibentak dan dimaki oleh mama saya. Kok bisa ya mama memperlakukan saya seperti itu. Saya tidak pernah tahu mengapa ia tega menelantarkan saya. Apa yang harus saya lakukan sebagai anak?

 

Anggra di Yogyakarta

 

Jawaban

Dear Anggra, ada dua analisis dan solusi untuk menjawab pertanyaanmu itu.

Jangan Self Pity

Pertama-tama, bersyukurlah kepada Tuhan Yesus karena ternyata dalam status anak yatim, masih ada Oma yang sayang dan mau mengurus keperluanmu. Kedua, jangan lagi self pity atau merasa harus selalu dikasihani, diperhatikan, dan dinomorsatukan. Sifat ini jahat karena bisa merusak akhlak murni Anggra menjadi bersifat pengemis dan bahkan terjerumus dalam sifat introver. Anggra harus membuang sifat itu, terlepas dari benar atau setengah benarnya keterangan Anggra mengenai perlakuan mama. Berhentilah cengeng dan jadilah seorang dewasa muda yang mandiri, ringan tangan membantu dan berkarya, serta membuang sifat ingin dilayani.

Tuhan Yesus bersabda, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” (Mat. 7:12)

Walaupun perilaku Mama sangat menyakitkan, tetaplah tegar dan berharap penuh kepada Allah Bapa. Mulai perhatikan Mama, bantu, dan senangkan hatinya dengan berbagai hal kecil seperti membawakan air minum, membereskan kamar, sering menanyakan apa yang bisa kamu kerjakan, dan sebagainya. Sesuai firman tadi, Mama akan jatuh hati dan pasti berubah 180 derajat mengasihi engkau.

Jangan Menyelidiki

Semakin banyak tahu alasan Mama berlaku seperti itu, Anggra akan semakin membencinya. Biarkan saja ini berlangsung tanpa engkau tahu sebabnya. Serahkan semuanya kepada Yesus.

 Jadi, hal-hal yang harus Anggra lakukan adalah:

  • Buang self pity, jadilah perkasa dengan mengutamakan rohanimu.
  • Apa yang engkau ingin Mama lakukan padamu, lakukanlah terlebih dahulu kepadanya dan ambil hatinya, maka sifat galaknya akan berubah menjadi lembut dan penuh kasih kepadamu. Jangan lupa bahwa ia adalah ibumu. Kau boleh berbesar hati dengan fakta ini.
  • Bantu dan layani sebisamu. Anggap bahwa engkau harus lebih rohani dibanding ibumu.
  • The last but not the least, berdoalah memohon kepada Allah Roh Kudus untuk membantumu mengubah sifat dan sikap terlebih dahulu dan mohonlah juga agar Roh Kudus mengubah Mama.

Dengan demikian, kamu telah memenangkan Mama sekarang. Pandanglah Bapa di surga, tersenyumlah bagi diri sendiri, dan tersenyumlah bagi Mama, everything will be alright, Anggra. Jesus loves you so.

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer




Berita IT

© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2017
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13