• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

ROH WARISAN, ADAKAH ?

By: Ferdi Godjali, S.E. | Vitamin | 18 Aug 2015, 13:50:55 | Dibaca: 1653 kali

Suatu hari seorang anak muda mendatangi saya, dia rindu sekali untuk mendapatkan kelepasan. Anak muda ini memiliki emosi yang tidak terkendali, siapa saja bisa menjadi musuhnya, baik teman, orang yang baru berjumpa sekalipun dan tidak terkeculi juga orang tuanya sendiri. Dan dia mulai merasa ini semua bertentangan dengan Firman Tuhan yang selalu dia dengar baik dalam suatu ibadah ataupun pada saat teduhnya sendiri. Tapi permasalahannya dia tidak dapat mengendalikannya, apabila dia lengah roh ini mulai beraksi, dan ketika si roh mengambil alih pastilah terjadi pengerusakan. Si anak menuturkan pengalamannya dikeroyok lebih dari 20 orang tapi tidak ada satupun tangan yang dapat menyentuhnya, dengan mata yang yang tertutup dia bergerak dengan dikendalikan roh jahat, dan ketika dia tersadar para pengeroyok itu telah jatuh dilantai dengan bersimbah darah.

Sungguh pengalaman yang tak lazim bagi manusia normal tapi bagi dia ini menjadi pengalaman hari-harinya. Tapi ketika dia berjumpa dengan kebenaran dia mulai takut dengan dirinya sendiri dan merasa sangat memerlukan kelepasan. Hal lain yang menakutkan anak muda tersebut adalah dorongan terus menerus untuk menghabisi diri sendiri (bunuh diri) tapi tidak pernah berhasil. Dia pernah minum racun serangga sampai 1 botol tapi  sama sekali tidak ada perubahan dalam tubuhnya, setelah itu dia mencoba cara lain dengan meminum spirtus sampai 1,5 liter itupun tidak berdampak sama sekali. Sampai suatu saat dia pernah memotong nadinya tapi tidak mengeluarkan darah dan luka itupun menutup dengan sendirinya, dia merasa seperti ada ilmu kebal dalam dirinya walau dia sama sekali tidak pernah terlibat kegelapan secara langsung apalagi memiliki jimat dan sejenisnya.

Pertanyaan demi pertanyaan yang ada dibenak saya terjawab ketika kami melayani ibunya. Betapa terkejutnya kami setelah mengetahui ternyata yang belajar ilmu kebal adalah sang ayah dari ibunya atau kakek dari anak tersebut. Spontanlah kami mengajukan pertanyaan “apakah si anak pernah bertemu dengan sang kakek?”. Lantas jawaban ibunya adalah si anak sama sekali tidak pernah bertemu dengan kakeknya atau ketika dia lahir sang kakek sudah meninggal.  Sampailah kami pada kesimpulan kalau anak ini hanya mewarisi ilmu kebal dari sang kakek tanpa dia mau dan tanpa dia minta. Dan melalui ilmu tersebut roh jahat telah bermanifestasi dalam dia untuk merusak orang lain dengan kekerasan, menciptakan situasi teror dalam rumah dan juga merusak tubuh si anak itu sendiri.

Kesimpulan

Melalui peristiwa itu saya mengambil 2 kesimpulan yaitu apapun yang kita lakukan bukan hanya berdampak pada diri kita sendiri melainkan juga pada anak cucu dan generasi setelah kita. Jika kita menabur yang baik maka anak cucu kita akan perkasa dibumi dan diberkati Tuhan ( Mazmur 112:1-2). Tetapi jika kita hidup tidak takut akan Tuhan dan bersekutu dengan dosa dan kegelapan maka anak cucu kita akan melakukan dosa sejenis bahkan lebih parah dari itu akan merusak hidup dan masa depannya (Ratapan 5:7), dan bisa jadi apa yang saudara lakukan hari ini merupakan dampak dari dosa yang dilakukan orang tua dan leluhur-leluhur saudara. Kesimpulan kedua yang tidak kalah pentingnya yaitu seharusnya pelepasan bukan hanya sekedar apa yang kita perbuat tapi juga apa yang orang tua dan leluhur kita perbuat karena jika pelepasan hanya sampai pada apa yang kita perbuat, berarti tidak menyentuh akarnya melainkan hanya menebang pohonnya akar tetap ada.

Oleh sebab itu saya mengajak para pembaca untuk hidup lebih berhati hati karena apapun yang saudara tabur bukan hanya saudara yang menuainya, malaikan saudara sendiri dan semua keturunan saudara. Dan yang kedua yang tidak kalah pentingnya putuskanlah dan batalkanlah semua hak yang pernah diberikan pada kuasa gelap baik oleh saudara sendiri ataupun leluhur saudara dengan cara meminta pengampunan dari Tuhan, dan serahkanlah semua hak itu pada Tuhan untuk diambil alih olehNya.   

 

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer




Berita IT

© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2017
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13