• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

Power of Contenment - Kekuatan Rasa Cukup

By: DR. Jakoep Ezra, CBA, CPC | Vitamin | 06 May 2010, 16:33:14 | Dibaca: 4766 kali

“Memang ibadah jika disertai dengan rasa cukup, akan memberi keuntungan yang besar”

Ini tidak cukup, itu belum cukup. Rasanya tidak pernah cukup, itulah keluhan yang sering kita dengar. Rasa cukup sepertinya lenyap, musnah, tidak ada lagi. Yang ada tinggal keluhan, ketidakpuasan yang tidak pernah bisa terpenuhi.

Mengapa demikian? Karena rasa cukup ternyata sangat berhubungan erat dengan besar hati manusia.

Ada pepatah mengatakan, besar hati manusia ternyata lebih besar sedikit dari besarnya bumi. Artinya, walaupun seseorang diberikan seisi bumi, dia tidak akan pernah merasa cukup. Karena besar hatinya lebih besar dari besarnya bumi! Semoga pembaca tidak demikian.

Miskin Dihadapan Tuhan
Barangsiapa miskin di hadapan-Nya, dialah yang memiliki bumi, itulah kebenaran, prinsip, respons yang mesti kita usahakan. Sahabat saya memiliki aset hingga triliunan rupiah, tapi dia sering berkata, “Ini bukan punya saya, ini punya Tuhan.”

Saya pikir dia basa-basi ketika dia bilang ini cuma titipan Tuhan. Sampai suatu kali dia mengalami krisis di tahun 1997. Dia kehilangan hampir separuh dari aset kekayaannya. Dia tetap tenang, bisa tersenyum, dan tetap mengucap syukur. Itulah bukti bahwa dia memang miskin di hadapan Tuhan.

Miskin di hadapan Tuhan, memiliki dua arti:

1. Menganggap kepunyaannya adalah kepunyaan Tuhan.
2. Mampu tetap bersyukur jikalau miliknya diambil ataupun ditambah.

Rasa Itu Tidak Logis
Pernahkah kita mendengar tahi serasa coklat atau lautan kuseberangi, gunung kudaki asal engkau menjadi milikku, dll. Kalau kita hanya hidup dengan merasakan saja tentu hal itu sangat berbahaya. Berapa banyak keputusan diambil hanya berdasarkan rasa saja. Kurang atau bahkan tanpa pertimbangan yang logis.

Rasa cukup adalah keseimbangan antara perasaan dan logika. Demikian maksudnya, jika kita hanya melihat dari kacamata atau sisi kita saja. Kita perlu dan penting untuk belajar melihat dari sepatu orang lain, pandangan orang lain, pikiran, lalu aku menjadi seperti dia. Bagaimana respons kita?

Yang lain adalah, pikirkanlah jika kita hanya membandingkan dengan yang atas, yang lebih, yang luar biasa, yang pertama yang lebih unggul, yang lebih hebat, yang lebih kaya, yang lebih sukses.

Pastilah, rasa cukup itu tidak pernah datang. Tapi coba bandingkanlah diri kita dengan yang lebih susah, lebih menderita, lebih miskin, lebih sakit, lebih lemah, lebih rendah. Pastilah rasa cukup itu perlahan akan muncul, dimulai dengan rasa syukur.

Memberi Keuntungan Besar
Benar, rasa cukup pasti memberi keuntungan besar ketika Raja Salomo menerima hikmat, dia mampu menyeimbangkan antara perasaan dan logikanya. Dia memiliki hampir segala-galanya. Tapi di luar pihak dia juga berkata semuanya sia-sia. Mengapa demikian, karena ketika hati manusia merasa tidak memiliki lagi disertai dengan rasa tanggung jawab yang besar. Maka saat itulah terbuka pintu-pintu kesempatan, pintu berkat yang mendatangkan keuntungan besar. Lihatlah Ratu Syeba dan raja-raja yang lain malah datang untuk memberi persembahan kepada Raja Salomo.

Saran saya, jangan jadikan keuntungan besar ini sebagai tujuan Anda. Tapi mulailah dengan tiga hal berikut ini:

1. Lihatlah segala sesuatu dari sisi yang berbeda.

2. Bandingkanlah secara seimbang, ke atas, sepadan dan yang di bawah.

3. Belajarlah bersyukur dengan apa yang ada sekarang.

Saya pribadi telah melakukannya dan akan terus melakukannya bersama Anda. Karena jika tidak, maka hidup kita akan selalu berkekurangan, tidak pernah puas.

Ayo kita belajar bersyukur!

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer




Berita IT

© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2017
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13