• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

Tabut Perjanjian

By: ina | Bible World | 20 Jan 2011, 13:40:31 | Dibaca: 2021 kali

Tabut Perjanjian (TP) dianggap sebagai takhta Allah. Tabut ini diletakkan di ruang maha kudus. Setelah mengetahui letaknya, untuk mengertinya, ada gambaran bahwa tabut tersebut bersalutkan emas, wujudnya seperti peti yang di atasnya ada dua kerub kemuliaan yang saling berhadapan untuk menaungi tutup pendamaian (Ibr. 9:2-5). (lihat gambar)

TP dapat dibawa ke mana-mana. Kita ingat bahwa untuk mengalahkan penduduk Yeriko, TP dikelilingkan di Yeriko (Yos. 6). Pernah juga, tabut ini dirampas oleh orang Filistin, kemudian dibawa ke Asdod. Akibatnya, mereka mengalami hukuman yang mengerikan (1 Sam. 5). Allah membuat mereka bingung dan mengalami borok. Dia juga menghancurkan Dagon, ilah mereka. Dengan menarinari, Daud memindahkan TP ke Yerusalem (1 Taw. 15:1-16:6). Kemudian, secara permanen, oleh Salomo, tabut itu ditempatkan di ruang maha kudus dari Bait Allah. Sejak itu, TP tidak dibawa ke mana pun.

Ada tiga benda yang berada di dalam TP, yakni manna, tongkat Harun, dan loh batu. Manna berwarna putih seperti ketumbar, rasanya seperti kue madu (Kel. 16:31, Bil. 11:7, Ul. 8:3), turun bersamaan dengan embun ke tempat perkemahan di padang gurun (Bil. 11:9, Maz. 78:24, Yoh. 6:31). Tongkat Harun pernah bertunas, mengeluarkan kuntum, berbunga, dan mengeluarkan buah badam (Bil. 17:8). Selama 40 hari 40 malam, Musa berada di Gunung Sinai dan Allah memberi banyak petunjuk, salah satunya, loh batu yang berisi hukum (Kel 24:12-31:18).

Jika ditelaah, semua isi dalam TP tersebut merupakan pemberian Allah selama perjalanan bangsa Israel ke Tanah Perjanjian. Benda-benda tersebut muncul secara ajaib. Semua benda tersebut merupakan bukti penyertaan Allah, yang tidak pernah meninggalkan mereka. Pada waktu mereka lapar, Dia memberi manna; ketika mereka bersungut-sungut, Dia membuat Tongkat Harun bertunas untuk menghentikan persungutan. Supaya hidup mereka tertib, Allah menuliskan hukum-Nya pada dua Loh Batu.

Sumber: Renungan Malam, Januari 2011

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer




Berita IT

© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2015
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13