By: rob/ido/lc | Hot News | 29 Juli 2010, 08:23:51 | Dibaca: 180 kali
Yogjakarta, Bahana Memahami semakin kompleksnya tantangan yang harus dihadapi generasi muda dewasa ini, Forum Cinta Anak Bangsa (FCAB) dan Yayasan Pelita Bangsa mengadakan Jambore Doa Bagi Bangsa di Stadion Kridosono, Yogyakarta (27/4). Mengangkat tema “Generasi Penuntas.” Acara ini diharapkan dapat menjadi tonggak kebangkitan generasi muda di Yogyakarta.
Pujian penyembahan bersama 250 orang penari dipimpin oleh Ev. Iin Tjipto, pemberitaan firman Tuhan dan kesaksian dibawahkan oleh Pdt. Petrus Hadi menjadi berkat bagi lebih dari 3.500 orang kaum muda. Pdt. Petrus Hadi mengingatkan kaum muda di Yogyakarta agar bangkit dan bersikap proaktif untuk menjadi saksi Tuhan bagi kesejahteraan kota. Tetapi hal itu tidak akan terjadi sebelum komitmen iman untuk hidup benar dalam kekudusan-Nya kembali ditegakkan.
Doa pemulihan yang dipimpin oleh Pdt. Petrus Agung malam itu membawa banyak kaum muda mendapatkan mukjizat kesembuhan.
Turut memeriahkan dalam acara tersebut adalah Joe (vokalis band Saint Loco), Patudu Syammayim (finalis Indonesia Idol 2008), Zack Lee, Sunday School Roller Coaster, Mecholah Dancer, dan Shekinah Marching Band.
Menindaklanjuti KKR tersebut keesokan harinya diadakan Seminar Generasi Penuntas (28/4) di Auditorium RRI, Jl. Affandi, Jogja, diikuti ± 400 orang. Pdt. Petrus Agung Purnomo memaparkan, “Allah kita selalu bekerja sampai selesai atau tuntas. Hal yang sama ingin dilihat oleh-Nya dalam kehidupan anak-anak-Nya. Segala sesuatu yang tidak tuntas tidak akan membawa kemuliaan.”
Pdt. Petrus Agung mengajak peserta untuk belajar 6 kelemahan dalam zaman Yosua sehingga mereka gagal menuntaskan apa yang Tuhan mau. Tiga poin pertama yaitu jeratan kekayaan atau harta, meremehkan hal-hal kecil, dan tidak meminta keputusan Tuhan dijelaskan oleh Pdt. Petrus Agung. Tiga poin selanjutnya yaitu malas dan suka menunda, perang saudara, dan berhenti di tengah jalan disampaikan oleh Ev. Iin Tjipto Wenas. Keenam hal yang tidak boleh ada ketika umat Tuhan ingin menuntaskan apa yang Allah mau dalam hidupnya.
Ev. Iin Tjipto mengajak seluruh peserta seminar mengambil komitmen baru untuk tetap berjuang menggenapi visi dan rencana Tuhan, apapun rintangan yang menghadang, dengan anugerah Tuhan.
Kemerdekaan Finansial Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
•
Kiamat – Pseudoscience Bacaan: Matius 24:37-44Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ... Selengkapnya
•
Tetap Rendah Hati Bacaan: Mikha 6:1-8Bill Farmer, Dubes Australia untuk Indonesia ternyata memiliki prinsip hidup sederhana yang tidak ... Selengkapnya
•
Salah Jatuh Cinta Bacaan 1 Timotius 6:3-10Jatuh cinta memang menyenangkan. Tiap saat ingin bertemu dengan pujaan hatinya. Hal ... Selengkapnya
•
Jangan Lupakan Kaum Lemah Bacaan: Imamat 19:9-22Masih ingat cerita tentang Koin untuk Prita Mulyasari? Sejak mulai hingga proses pengumpulan, ... Selengkapnya
Musuh dalam Selimut Bacaan: Yosua 7:1-26Engkong atau kakek saya berasal dari daratan Cina yang datang ke Surabaya untuk ... Selengkapnya
•
Sumber Pengetahuan Sejati Bacaan: Kejadian 3:1-7Masih banyak masyarakat yang tidak tahu manfaat dan kegunaan tanaman obat keluarga (Toga) ... Selengkapnya
•
Cakap Membaca Zaman Bacaan: Markus 13:24-32Mulyono yang berprofesi sebagai nelayan memutuskan tidak melaut untuk sementara waktu. Ia memilih ... Selengkapnya
Menjadi Kesayangan Bapa Jakarta, BahanaPuisi merupakan curahan isi hati. Melalui puisi, Imelda Purnama merangkainya kembali menjadi lagu penyembahan. ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN