07 September 2010,
Flash News: Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here •   Wisdom today: "Di keluarga orang percaya, selayaknya pintu selalu terbuka bagi-Nya"
 

ASAP HITAM DI SELATAN SURABAYA

By: Rio | Kesaksian | 02 Juni 2010, 15:22:18 | Dibaca: 567 kali

Detik pertama saat bangun pagi, saya bertanya dalam hati, kejadian kemarin malam itu, nyata atau bukan? Apa benar pabrik telah terbakar? Saya berharap itu semua hanya mimpi.

17 Februari 2009, 16.15 WIB

Saya mematikan komputer, merapikan meja kerja dan bersiap pulang ke rumah. Enam puluh menit kemudian, sesampai di rumah, handphone saya berdering. Terdengar suara parau yang menandai titik awal pengalaman hidup yang tidak akan saya lupakan: “Pabrik terbakar, Pak!”. Sepuluh menit kemudian saya memacu mobil di jalan tol ke arah Sidoarjo. Terlihat jelas asap hitam pekat mengepul di selatan Surabaya, seperti corong hitam menganga berbentuk segitiga terbalik membelah langit sore berwarna biru kelabu. Saya berusaha fokus pada setir karena otak sudah tidak lagi bisa berpikir, mulut saya hanya bisa mengulang-ulang perkataan, “Yesus tolong, Yesus tolong….”

Sampai di lokasi pabrik, hari sudah mulai gelap, kobaran api sedang menggila. Hampir semua karyawan yang tadi pulang, sekarang kembali lagi ke pabrik dan berusaha semampunya memadamkan api. Suasana ramai sekali, sesekali terdengar ledakan di bagian dalam pabrik. Selain puluhan petugas PMK (pemadam kebakaran), banyak sekali polisi berjaga-jaga, juga belasan wartawan dan kameramen televisi swasta membawa lampu sorot. Lima belas unit PMK yang hilir mudik berusaha mengisolasi agar api tidak meluas. Bahan baku karet dalam jumlah besar, membuat api terus menyala dan sangat sulit dipadamkan.

PLN sudah dimatikan. Sisi luar bangunan terlihat gelap, tapi di bagian dalam terang benderang oleh kobaran api. Jam delapan malam, atap bangunan induk roboh, karena besi penyangga utama terlampau panas dan melengkung ke bawah. Satu demi satu kaca-kaca jendela rontok dengan suara yang mengerikan. Nyala api terus merembet menghabiskan segala sesuatu yang bisa terbakar.

Lewat tengah malam, setelah tujuh jam mengamuk, api baru mulai jinak.

BUKAN MIMPI
Saya sempatkan pulang, karena semua tubuh dan pakaian saya hitam kena jelaga. Kecapekan, dini hari saya tertidur sebentar. Detik pertama saat bangun pagi, saya bertanya dalam hati, kejadian kemarin malam itu, nyata atau bukan? Apa benar pabrik telah terbakar? Saya berharap itu semua hanya mimpi. Tapi harapan itu bukanlah kenyataan.

Sungguh dahsyat kerusakan yang ditimbulkan. Keseluruhan atap bangunan luluh lantak. Hanya sebagian dinding yang masih tegak berdiri. Delapan puluh persen mesin hancur, gudang stok barang berubah wujud menjadi gudang arang. Seratus persen produk musnah. Ruangan kantor yang berada di gedung utama sudah tidak bisa dikenali lagi bentuknya. Meja dan lemari di ruangan saya habis jadi onggokan arang. Semua dokumen ludes. Tumpukan buku yang kemarin siang masih saya baca, sudah menjadi serpihan-serpihan abu hitam. CPU komputer meleleh menjadi campuran logam dan plastik seukuran bola sepak.

Hari-hari selanjutnya amat berat. Kami harus menyelesaikan proses panjang dan melelahkan di kepolisian, segala macam birokrasi termasuk asuransi. Tidak ada lagi bangunan utuh di pabrik, sehingga tempat parkir sepeda motor kami pakai tempat berteduh. Tidak ada lagi AC. Yang dinamakan kantor darurat adalah dinding-dinding tripleks berdebu dengan udara panas musim kemarau yang membakar badan dan pikiran. Kami bingung dan tidak berdaya, karena begitu banyak urusan yang harus ditangani dan semua itu mengandung ketidakpastian. Kami tidak tahu apakah masih sanggup bangkit kembali.

KARYAWAN DI PUNDAK
Tiga bulan pertama kami hanya mengandalkan sisa uang di kas perusahaan. Nasib karyawan dan keluarganya tetap kami

utamakan, sehingga walaupun mereka dirumahkan, mereka tetap mendapatkan gaji agar anak-anaknya tidak sampai terlantar. Di sinilah kami merasakan awal mukjizat pertolongan Tuhan. Para customer yang mendengar musibah ini, tergerak untuk membayar lebih awal. Bahkan salah satu customer besar malah melunasi semua hutangnya tiga hari setelah ia mendengar kabar kebakaran ini. Ajaib sekali, tidak ada satu pun customer yang menggunakan kesempatan untuk lari dari kewajibannya.

Di kala kami kesulitan mengurus persyaratan asuransi yang sangat rumit, ada saja teman tergerak menghubungi kami untuk memberi nasihat dan menghubungkan dengan teman-teman lain yang pernah punya pengalaman serupa. Dari mereka inilah, kami mendapatkan informasi hal-hal penting yang harus kami lakukan untuk melancarkan klaim asuransi. Bulan ke empat, sebagian klaim asuransi mulai cair, kami gunakan untuk membiayai bangunan baru. Ini mukjizat Tuhan berikutnya, karena biasanya klaim baru cair lima sampai enam bulan setelah kejadian.

Walupun setiap hari berkutat dengan puing-puing reruntuhan, saya menjaga lidah untuk tidak bersungut-sungut. Saya tetap percaya, Tuhan menyiapkan yang lebih baik buat saya, lewat peristiwa ini. Di tengah kondisi yang menyedihkan ini, banyak sekali kejadian yang membuat saya mengucap syukur. Salah satunya adalah harga besi dan baja yang naik luar biasa di tahun 2008, tapi saat kami mulai membangun pabrik ini, harga besi baja turun sampai level terendah dalam 3 tahun! Kontraktor yang kami tunjuk, sambil bercanda berkata, “Musibah ini timing-nya pas sekali, karena harga material besi sedang anjlok tinggal hampir separuhnya jika dibandingkan dengan harga di tahun 2008. Kalau pabrik ini dibangun setahun lalu, biayanya bisa 2 kali lipat. ”Wow, saya merasa Tuhan bermurah hati memberi diskon 50%! “

Juni 2009...
Sambil memacu pembangunan fisik, satu demi satu mesin produksi diperbaiki. Kami bersyukur bisa menemukan teknisi-teknisi yang tepat dengan kebutuhan kami. Mesin-mesin baru juga mulai berdatangan dan perlahan-lahan kami sudah mulai bisa beroperasi. Para supplier juga berbaik hati kepada kami. Saat kami mulai memesan bahan baku dan barang kebutuhan produksi, satu per satu kami minta tolong perpanjangan tenor pembayaran. Semua supplier setuju, tidak ada yang menolak. Haleluya. Satu lagi mukjizat dari Tuhan.

Sebenarnya jumlah klaim asuransi yang kami terima tidak seberapa, bahkan jauh di bawah nilai kerugian riil yang kami derita. Bila dihitung dengan kalkulator secanggih apa pun, sulit dipercaya akal sehat, akhirnya pabrik bisa beroperasi kembali tanpa harus meminta kredit dari bank atau talangan pihak lain. Memang kami sangat berhemat. Pengeluaran dana diprioritaskan hanya untuk gaji karyawan dan percepatan kesiapan produksi. Para pemegang saham juga heran karena tidak perlu menyuntikkan dana lagi namun pabrik mampu pelan-pelan berproduksi. Tidak pernah terbayangkan oleh siapa pun, bahwa pabrik yang nyaris rata dengan tanah seperti itu bisa berdiri dan berproduksi kembali dalam waktu 5 bulan. Duit dari mana? Saya percaya, solusi masalah keuangan bukanlah menambah hutang baru tapi menambah waktu teduh bersama Tuhan.

Yang menggembirakan, semua karyawan kami bisa bekerja lagi. Bahkan bulan September, kami mampu membayar THR Idul Fitri seluruh karyawan, tepat waktu. Sungguh bersyukur di awal kebangkitan, perusahaan ini bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Sebelum terbakar, sebenarnya banyak rencana renovasi bangunan tapi tertunda-tunda karena terbentur kondisi bangunan lama. Melalui kebakaran ini, praktis seperti membangun dari tanah kosong, sehingga inilah kesempatan emas untuk merancang alur produksi yang jauh lebih baik dari yang dulu. Lay-out ruangan-ruangan disempurnakan, ventilasi dibuat lebih lancar dan infrastuktur yang kuno dibuat lebih modern. Ini semua karena anugerah Tuhan.

Dalam kamus orang Kristen, saya percaya tidak ada kata kebetulan. Karena semua kejadian yang menimpa kita –yang baik atau yang terlihat buruk sekalipun- pasti ada campur tangan Tuhan di situ. Bagian yang kita lakukan adalah tetap percaya, bahwa Ia mengatur segalanya indah bagi kita pada saat yang tepat.

Tetapi seperti ada tertulis: ‘Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia (1 Korintus 2:9).

Sumber: Majalah Bahana, Juni 2010


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 55912
Masukkan code unik di atas

 
 
 
Most Wanted
Nana Mirdad - Tinggalkan Keluarga Demi Kerjaan
Kesibukan Nana Mirdad kian padat semenjak menjadi ibu sekaligus istri. Ditambah lagi ia juga harus ... Selengkapnya
Igo Indonesian Idol – Perjalanan Panjang Berbuah Manis
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus. Karena tanpa Dia saya bukan apa-apa. ... Selengkapnya
Citra Indonesian Idol - Paling Muda
Usia Finalis Indonesian Idol 2010 satu ini terbilang paling muda di antara Finalis Indonesian Idol ... Selengkapnya
Alexandra Gottardo - Ibu Yang Baik
Dalam film Tanah Air Beta, Alexandra Gottardo berperan sebagai Tatiana. Seorang single parent yang punya ... Selengkapnya
Bakat Tertinggiku (1)
Chrismatuti Nur (23), Karyawan-Yogyakarta. Dulu saya begitu gugup, gagap dan tulalit jadi belum ada bakat ... Selengkapnya
IGO - Belajar Dari Artis
Tak hanya Ray, Finalis Indonesian Idol 2010, yang pernah dua kali mencoba mengikuti ajang Indonesian ... Selengkapnya
Sandra Angelia - Bisa Menjadi Contoh
Segudang pengalaman didapat Sandra Angelia saat dirinya menjabat sebagai Miss Indonesia 2008. Salah satu pengalaman ... Selengkapnya
Astrid Tiar – Tidak Ingin Sakiti Tuhan
Setelah lima tahun rehat dari ranah hiburan, Astrid Tiar Yosephine Panjaitan kembali menunjukkan eksistensinya. Ia ... Selengkapnya
Harga Sebuah Mimpi
Butet Manurung adalah satu dari sekian orang yang sangat tahu apa yang benar-benar diinginkan dan ... Selengkapnya
Kunci Sukses Ps. Yusak Hadisiswantoro: Doa Intim Pribadi
Sungguh ku cinta Yesus…Sungguh ku cinta Yesus…Sungguh ku cinta Yesus…Untuk selamanya… Demikian kunci sukses Ps. Yusak ... Selengkapnya
Samuel Finley Breese Morse - Pelukis yang Meninggalkan Kanvasnya
Pria muda itu sama sekali tidak menyukai pekerjaannya di percetakan, dan penjual buku. Lukisannya indah. ... Selengkapnya
Vonny Purnamasari - Berdiri Seperti Laki-laki
Siapa kita sepuluh tahun mendatang sepenuhnya adalah pilihan hari ini. Jika ingin hidup dari pekerjaan ... Selengkapnya
Pdt. Sonang Pardede, S.Th - Menyesuaikan Diri dalam Pelayanan Baru
Di manapun kita berada, proses adalah realitas hidup yang harus dilalui. Termasuk dalam pelayanan. Pelayanan ... Selengkapnya
Alam Memoles Flores - Lukisan Pagi di Kaki Gunung
Selamat malam para penumpang kapal Sirimau. Saat ini Anda sudah sampai di Pelabuhan Larantuka. Begitu kira-kira ... Selengkapnya
BAMS - Terinspirasi Sang Ayah
“Gue serius ada di sini (pelayanan-red). Jujur di sini gue enggak nyari duit. Gue nyari ... Selengkapnya
Merchandise Berbahan Karet Meraup Untung
Sekilas produknya sederhana. Namun dari usaha ini Nathanael Abe Rendrata dapat meraup omset puluhan juta ... Selengkapnya
Kemerdekaan Finansial
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau ... Selengkapnya
Setiap Anak Unik dan Istimewa
“Anak adalah milik pusaka dan upah dalam sebuah pernikahan”. Karena itu, bukankah anak seharusnya menjadi ... Selengkapnya
Dilarang Menabung
“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar ... Selengkapnya
Membangun Keluarga Tanpa Kekerasan
Dunia tempat anak-anak kita tumbuh dewasa ini sangat dekat dengan kekerasan, bahkan di rumah sekalipun. ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran
Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
Mempersulit Tuhan?
“Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
Jangan Terperdaya
Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5) Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
Menghargai Kemampuan Diri
Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Iman yang Memindahkan Gunung
Ketika berada di kota Kairo, Mesir, saya sempat mengunjungi Gereja Samaan, yang lebih dikenal dengan ... Selengkapnya
Otak Kanan, Kiri, Tengah, Depan, Belakang, Bawah, Atas…
Gara-gara Aristoteles memasukkan teori psikologinya tentang pengembangan kecerdasan dan segenap potensi mental manusia ke dalam ... Selengkapnya
TEPAT JANJI
Dan Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar. Tepat janji adalah sifat Tuhan. Dia telah menjadi ... Selengkapnya
B A N T A L
Percayakah Anda bahwa satu-satunya ayat yang bisa kita temukan di Alkitab terbitan LAI yang mengandung ... Selengkapnya
HIDUP TANPA SAMPAH
Di suatu siang di tengah terik matahari yang tampak tidak bersahabat, saya menikmati perjalanan menggunakan ... Selengkapnya
BLAME GAME
”Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu” ... Selengkapnya
De-Pancasilaisasi dan Nasib Kita
Juni 65 tahun lalu Bung Karno berpidato tentang konsep yang ia tawarkan buat dijadikan dasar ... Selengkapnya
Usahakan Kesatuan Tubuh Kristus
Gereja adalah miniatur keberadaan Kristus di dunia ini. Artinya, keberadaan gereja membawa citra Yesus, sang ... Selengkapnya
Olivia Elena Hakim (22): Hal Berharga Saat Sakit Mendera
Hidup begitu penuh kejutan. Di saat aku mengira kehilangan segalanya, ternyata justru mendapatkan segalanya. Oktober 2001 ... Selengkapnya
Myoma Utri Hilang Tanpa Operasi
Minggu, 20 Juni 2010 Pk. 21.00 WIBNama saya Dyah, beberapa bulan lalu saya di vonis ... Selengkapnya
Ritson Manyonyo, S.Th. - Semoga Stevie Wonder dan Helen Keller Lahir di Sini
Hatinya pernah hancur berkeping lantaran kehilangan penglihatan. Namun tiga tahun lalu, bersama para sahabat yang ... Selengkapnya
Memecahkan Masalah dengan Bekerjasama
Dalam banyak hal profesi guru kerap dipandang sebelah mata, maka tak mengherankan jika tidak banyak ... Selengkapnya
Trifena Juli Purwaningsih: Pusing Pasca Operasi
Aku kerap merasa perut bagian atas sakit menekan ulu hatiku. Mag, pikirku. Maka aku tak ... Selengkapnya
Savitri Pardani Tranggono - Ma, Aku Jatuh
Aku panik banget. Apalagi beberapa orang bilang, itu penyakit mematikan. Aku rasanya mau mati, nggak ... Selengkapnya
Januar Riswandi (25) - Si Bola Pingpong
Kembali ke Jakarta teringat keputusanku mengikut Kristus. Saat itu usiaku 17 tahun. Aku masih sangat bocah, ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat
Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
Kiamat – Pseudoscience
Bacaan: Matius 24:37-44Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ... Selengkapnya
Tetap Rendah Hati
Bacaan: Mikha 6:1-8Bill Farmer, Dubes Australia untuk Indonesia ternyata memiliki prinsip hidup sederhana yang tidak ... Selengkapnya
Salah Jatuh Cinta
Bacaan 1 Timotius 6:3-10Jatuh cinta memang menyenangkan. Tiap saat ingin bertemu dengan pujaan hatinya. Hal ... Selengkapnya
Jangan Lupakan Kaum Lemah
Bacaan: Imamat 19:9-22Masih ingat cerita tentang Koin untuk Prita Mulyasari? Sejak mulai hingga proses pengumpulan, ... Selengkapnya
Cara Tuhan Atau Setan?
Bacaan: Lukas 4:1-13Judi togel dan judi bola via internet dan SMS beromzet Rp 200 juta ... Selengkapnya
Musuh dalam Selimut
Bacaan: Yosua 7:1-26Engkong atau kakek saya berasal dari daratan Cina yang datang ke Surabaya untuk ... Selengkapnya
Sumber Pengetahuan Sejati
Bacaan: Kejadian 3:1-7Masih banyak masyarakat yang tidak tahu manfaat dan kegunaan tanaman obat keluarga (Toga) ... Selengkapnya
Cakap Membaca Zaman
Bacaan: Markus 13:24-32Mulyono yang berprofesi sebagai nelayan memutuskan tidak melaut untuk sementara waktu. Ia memilih ... Selengkapnya
1000 Pemimpin dari 11 Negara Ikuti Harvest Festival
Sejumlah acara menghiasi Harvest Festival bertajunk Going Strong yang dilangsungkan di Dome of Harvest, World ... Selengkapnya
GBKP Apresiasi Warganya yang Cantumkan Partonton Tuhan di Pater Noster
Jakarta, BahanaKetua Umum Gereja Batak Karo Protestan Pdt Matius Panji Barus MTh memberikan apresiasi tinggi terhadap ... Selengkapnya
CV. Andi Offset Peduli Pendidikan
Yogyakarta, BahanaPagi itu ada sesuatu yang berbeda di kan­tor Andi Offset. Seluruh keluarga besar CV. ... Selengkapnya
Majalah Rohani Populer BAHANA Gelar Pelatihan Jurnalistik
Yogyakarta, BahanaTak hanya pelajar ataupun mahasiswa, para jurnalis yang sudah berpengalaman dalam hal peliputan dan ... Selengkapnya
Menjadi Kesayangan Bapa
Jakarta, BahanaPuisi merupakan curahan isi hati. Melalui puisi, Imelda Purnama merangkainya kem­bali menjadi lagu penyembah­an. ... Selengkapnya
Impian Luna, Impian Semua Anak Panti Asuhan
Jakarta, BahanaAnak-anak panti asuhan tak selamanya hanya bisa menerima. Mereka bisa memberi. Sebagai bentuk ucapan ... Selengkapnya
BAMAG DIY Berpartisipasi Dalam Semarak Muktamar 1 Abad Muhammadiyah
Yogyakarta, Bahana Hujan deras menguyur kota Jogja, (2/7) tenda-tenda yang dirikan diberbagai tempat untuk menyambut ... Selengkapnya
Pentahbisan Pendeta GKJ Wiladeg
Wonosari, BahanaBertepatan HUT 42 pendewasaan GKJ Wiladeg 3 Juni 2010 lalu, dibawah pimpinan Pendeta Konsulen ... Selengkapnya
Antara Kuasa dan Pemburu Tuhan
Pengarang : Harold J. Chadwick Format Buku : 14 x 21 cm Jumlah Hlm : ... Selengkapnya
Orang Kristen
Pengarang :Pdm. Markus S., M. Th Format Buku : 14 x 21 cm Jumlah Hlm ... Selengkapnya
Lingkaran Kebaikan Tuhan
Pengarang : Xavier Quentin Pranata Format Buku : 14 x 21 cm Jumlah Hlm : ... Selengkapnya
Kekristenan Dalam Dinding Gereja
Pengarang : Neil Cole Format Buku : 16 x 24 cm Jumlah Hlm : xxxii ... Selengkapnya
Transformasi Roh Kudus
Pengarang : James A. Wilson  Format Buku : 16 x 24 cm Jumlah Hlm : ... Selengkapnya
Iman Anak Raja
Pengarang : Ev. J. H. Gondowijoyo Format Buku : 14 x 21 cm Jumlah Hlm ... Selengkapnya
Kristen Sejati
Pengarang : John WesleyFormat Buku : 15 x 23 Jumlah Hlm :xii + 196 halaman Sebelum ... Selengkapnya
Kuasa Kemenangan
Pengarang : T. D. JakesFormat Buku : 12 x 19 cmJumlah Hlm : xviii + ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Bukti KasihIgo Indonesian Idol – Perjalanan Panjang Berbuah ManisKiamat – PseudoscienceAntara Kuasa dan Pemburu Tuhan
Kemenangan dan TantanganPendelegasian KepemimpinanJurang KehidupanKetika Kelerengku Tetap Hilang
Maaf Yang TulusYudas Iskariot (2)Iman yang Mengubah KemerosotanTetap Rendah Hati
Olivia Elena Hakim (22): Hal Berharga Saat Sakit MenderaAlexandra Gottardo - Ibu Yang BaikCitra Indonesian Idol - Paling Muda1000 Pemimpin dari 11 Negara Ikuti Harvest Festival
Berharap kepada BapaOrang KristenBukan Kristenisasi, Tapi Menyatakan Nilai-nilai KebenaranAllah yang Cemburu
GBKP Apresiasi Warganya yang Cantumkan Partonton Tuhan di Pater NosterCV. Andi Offset Peduli PendidikanKunci Sukses Ps. Yusak Hadisiswantoro: Doa Intim PribadiMengobati Keletihan
Salah Jatuh CintaSering Diolok-Olok Karena ImanNilai-nilai Kristiani Dari Dalam Terpancar Ke LuarBakat Tertinggiku (2)
Kemenangan dan TantanganMemelihara KemerdekaanSamuel Finley Breese Morse - Pelukis yang Meninggalkan KanvasnyaVonny Purnamasari - Berdiri Seperti Laki-laki
Bakat Tertinggiku (1)Tolong, Tangan Bugil di Depan KameraN e h u s t a nJangan Lupakan Kaum Lemah
Majalah Rohani Populer BAHANA Gelar Pelatihan JurnalistikLingkaran Kebaikan TuhanKasih di Tanah Air BetaKitab yang Pertama
Cara Tuhan Atau Setan?Pdt. Sonang Pardede, S.Th - Menyesuaikan Diri dalam Pelayanan BaruFoto Seksi Biar Laris, Demi Anaknya di DesaIGO - Belajar Dari Artis
Alam Memoles Flores - Lukisan Pagi di Kaki GunungD A R A HMenyenangkan PasanganTanya 1 Korintus 8:6
Christian Hadinata – Perjalanan Panjang Legenda Bulutangkis IndonesiaMaaf Yang Tulus


Cari Arsip



Warta Kita
19 Februari 2010
Berlangganan Bahana Berhadiah Sepeda Motor
...Selengkapnya

17 September 2009
Pasang Iklan di eBahana.com
...Selengkapnya

18 April 2009
Pemindahan: bahana-magazine.com -> ebahana.com
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL)
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |