By: rsy | Artikel | 08 Maret 2010, 15:56:41 | Dibaca: 258 kali
Ambrose Bierce, seorang jurnalis, berpendapat bahwa pria identik dengan kepribadian dan pemikirannya. Wajah dan penampilannya kurang penting. Perempuan identik dengan kecantikan wajah dan kemenarikan tubuh. Kepribadian dan pemikirannya kurang penting.
Pendapatnya benar. Ada dua konsep dasar, yaitu ekspresi dominasi dan makna tunggal. Ekspresi ini ditentukan pria dan masyarakat. Pria menentukan ukuran kecantikan. Perempuan menyesuaikan ukuran itu. Kemudian, ekspresi ini bertransformasi menjadi milik masyarakat. Hasilnya, sejumlah pagelaran digelar, misalnya kontes kecantikan. Meski ada uji kecerdasan intelektual, para peserta pada umumnya cantik. Tidak ada yang tidak cantik. Di media massa industri kosmetik mengiklankan perempuan berparas ayu. Akhirnya, ekspresi dominasi bermakna tunggal, yaitu kecantikan fisik. Ukurannya adalah tubuh (langsing atau padat berisi), rambut (hitam memanjang), kulit (putih bersih). ukuran badan (tinggi), wajah (cantik).
Karena bermakna tunggal, ada penjajahan budaya, diskriminasi budaya, jebakan kecantikan. Penjajahan karena perempuan terbawa arus makna itu tanpa berusaha menentangnya, bahkan terbuai dan menikmatinya. iskriminasi karena perempuan yang tidak cantik tersisih dan minder. Jebakan karena kecantikan hanya dimaknai tunggal.
Supaya terbebas dari semua itu, pertobatan budaya, emansipasi budaya, dan kecantikan non-fisik harus terjadi. Pertobatan supaya tidak hanya terpaku pada kecantikan fisik saja. Emansipasi supaya perempuan diukur dari kepribadian dan pemikirannya dan diskriminasi dihilangkan sehingga perempuan yang tidak cantik bisa diterima. Kecantikan non-fisik karena kecantikan ini dimiliki siapa saja, bisa diperbarui dan bersifat kekal. Mengapa harus terjadi? Kecantikan fisik bisa larut ditelan usia. Jika wajahnya cantik tetapi karakternya buruk, mana tahan! Jika ekspresi dominasi hanya membuahkan diskriminasi, sudah saatnya ukuran ini ditinggalkan. Untuk itu, ukuran alkitabiah yang menekankan kecantikan non-fisik adalah manusia batiniah yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tentram (1 Pet. 3:4).
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN