• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

Berdoa Minta Mukjizat Atau Merelakannya?

By: Timotius Hardono, MA | Konseling | 03 Okt 2009, 07:55:06 | Dibaca: 2615 kali

Saya sedang bingung antara berdoa untuk kesembuhan mama saya atau berdoa merelakan kepergian mama untuk kembali kepada Bapa Surgawi. Mama berumur 90 tahun dan sudah hampir satu tahun sakit komplikasi, kondisinya saat ini kadang koma dan kadang sadar. Hampir hari-harinya hanya berbaring. Jika terus minta mukjizat dan belum terjawab, saya semakin kasihan. Namun, jika berdoa merelakannya kok saya tidak tega. Jadi saya bingung, mohon mukjizatnya? (Bayu – Jakarta)

Bayu ndak usah bingung, yang penting pastikan mamamu sudah lahir baru. Kedua, jangan pernah berdoa merelakan, namun berdoalah untuk minta mukjizat, sebab kita tidak boleh mendahului Tuhan. Sementara ada kesempatan minta mukjizat, teruslah berdoa tetapi ingat yang terjadi adalah kehendak Tuhan yang terbaik. Berbahagialah orang yang matinya dalam Tuhan, Namun, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan untuk mama disembuhkan. Bacalah Filipi 4:6-7 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”.

Sumber: Majalah Bahana, Oktober 2009

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer



© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2015
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13