• PELUANG EMAS UNTUK MENJADI AGEN MAJALAH BAHANA
  • SEKALIGUS PEWARTA KABAR BAIK!
  • ANDA BERMINAT? SILAHKAN HUBUNGI: KANTOR MAJALAH BAHANA:
  • JL. BEO 38-40, YOGYAKARTA 55281
  • TELP. (0274)561881 EXT 113/208

Tiga Alasan Berdoa

By: ryu | Artikel | 12 Sept 2009, 08:20:19 | Dibaca: 2093 kali

Doa merupakan nafas kehidupan rohani kita. Jika aktivitas makan merupakan sarana pemenuhan kebutuhan jasmani, maka doa merupakan syarat utama pemenuhan kebutuhan rohani. Untuk itu setidaknya ada tiga alasan mengapa kita harus berdoa.

1. Merupakan perintah Tuhan
Doa merupakan sarana untuk berkomunikasi dan bersekutu dengan Tuhan. Tiada hubungan yang baik tanpa adanya komunikasi yang baik pula. Arti “perintah” dalam judul sub-bab ini bermakna himbauan untuk menanggapi kehendak Tuhan, memakai kita menjadi berkat dan hidup maksimal. “Jikalau engkau berdoa kepada-Nya, Ia akan mengabulkan doamu, dan engkau akan membayar nazarmu” (Ayub 22:27).

2. Sarana pernyataan Tuhan
Banyak hal di dunia ini yang harus dipahami untuk memperoleh kesuksesan hidup. Pernyataan-pernyataan ilahi yang diperoleh melalui doa akan menerangkan apa yang harus kita lakukan. Ini penting bagi para pengambil keputusan. Tuhan Yesus selalu mengawali hari dengan doa (Mrk. 1:35), dan dengan diawali doa pula Dia memilih keduabelas rasul-Nya (Luk. 6:12-16). Melalui doa, penyertaan Tuhan akan semakin diteguhkan dalam perjalanan hidup orang percaya. Maka, bertanya pada Tuhan dan saat teduh yang melatih kepekaan rohani amat diperlukan.

3. Bentuk kemitraan Tuhan dengan manusia
Manusia diciptakan untuk memuliakan Tuhan. Namun, hal itu baru terwujud saat manusia mau menyerahkan hidupnya untuk dipakai oleh Tuhan. Misalnya untuk mengabarkan Injil keselamatan (Matius 28:18-20), dan memberkati sesamanya (I Petrus 3:9). Dan satu-satunya cara mengetahui panggilan kita hanyalah dengan berdoa, berkomunikasi dengan-Nya. Sebagai bentuk komunikasi aktif, doa merupakan pendorong manusia untuk menyadari bahwasanya manusia tidak dapat melakukan apa pun tanpa Tuhan.

Jadi marilah kita berdoa, dan jangan jemu-jemu melakukannya.

Sumber: Renungan Pagi, September 2009

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer



© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2015
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13