Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Meledaknya Kisah KKN Desa Penari Ajarkan 4 Hal Penting




eBahana.com –¬†Hingga saat ini banyak orang masih membicarakan cerita horor viral ‘KKN Desa Penari’. Cerita ini mulai viral pertama kali di media sosial twitter. Simpleman (bukan nama sebenarnya) merupakan penulis kisah yang masih menjadi perdebatan antara kisah fiksi atau non-fiksi. Si penulis tidak menjelaskan secara gamblang di lokasi mana KKN itu terjadi, bahkan nama-nama dalam cerita tersebut semua disamarkan.

Dalam akun Youtube Raditya Dika, pemilik akun Twitter @SimpleM81378523 memberikan klarifikasi Minggu (01/09/19) bahwa cerita ‘KKN Desa Penari’ merupakan kisah nyata. Cerita itu ia tulis berdasarkan keterangan 2 narasumber yang namanya disamarkan, Nur dan Widya. Cerita yang berujung dengan melayangnya 2 nyawa dari anggota KKN, Bima dan Ayu, ini menyimpan beberapa pesan yang patut dicermati dan dilakukan.

Dikisahkan pada awal cerita bahwa beberapa anggota KKN tersebut melakukan beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan ketika seseorang memasuki wilayah atau daerah baru. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pepatah lama tersebut benar-benar memiliki makna yang dalam, bahwa dimanapun kita berada, kita harus mematuhi atau mengikuti aturan atau norma yang berlaku di daerah tersebut.

Berikut tips-tips sederhana, apa yang seharusnya kita lakukan ketika berada di kawasan baru.

1. Jangan Berbicara Sembarangan

Hal ini sangat luas. Jangan sembarangan berbicara, tidaklah sesederhana katanya, namun memiliki beberapa hal dalam kandungan maknanya. Ketika kita berada di daerah baru, sebisa mungkin kita harus menjaga “mulut” kita. Jangan mengucapkan kata-kata makian atau umpatan di daerah tersebut. Jangan berbicara dengan nada mengejek kepada warga daerah setempat. Kita juga pasti tidak suka jika ada yang bertamu ke rumah kita dan mereka berbicara dengan sembarangan, demikian pula warga daerah yang kita kunjungi tentu saja tidak akan suka jika kita sebagai tamu, berbicara seenaknya di daerah mereka.

2. Jangan Membuang Sampah Sembarangan

Terkadang banyak orang yang tidak sadar melakukan poin ini. Ketika makan permen karet, terkadang kita tidak membuangnya ke tempat sampah, tapi hanya membuangnya begitu saja, nah jika berada di tempat baru, harus benar-benar dipastikan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Menjaga kebersihan adalah hal yang baik, terutama jika kita berkunjung ke daerah baru, sangat baik jika kita juga turut menjaga kebersihan daerah tersebut, sehingga penduduknya pun pasti akan menghargai kita sebagai tamu.

3. Jangan Meludah Sembarangan

Poin ketiga ini yang sebenarnya mudah namun sangat sulit dilakukan oleh beberapa orang yang sudah memiliki kebiasaan meludah di mana pun. Ketika kita berada di suatu tempat yang baru bagi kita, atau belum pernah kita datangi sebelumnya, hindarilah untuk membuang ludah sembarangan. Buanglah ludah pada tempatnya, seperti di kamar mandi, hal ini menunjukkan bahwa kita adalah orang yang beradab.

4. Jangan Melakukan ‘Hubungan Suami Istri’

Yang terakhir ini adalah larangan khusus bagi setiap pasangan yang belum menikah yang mendatangi daerah baru. Dalam peraturan apa pun juga sudah jelas, bahwa hubungan intim hanya boleh dilakukan jika pasangan sudah menikah. Jangan pernah sekali-kali melakukan hubungan intim sebelum menikah, apalagi melakukannya di tempat yang baru didatangi, tentunya hal ini tidak baik.

Jadilah manusia yang menaati setiap peraturan yang berlaku, dengan melakukan sesuai dengan firman Tuhan, menguji hal tersebut sebelum dilakukan, apakah hal itu menyenangkan hati Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama? Yas



Leave a Reply