Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

HARUSKAH SAYA KELUAR DARI PNS?

Pak Eko di BAHANA,
Saya saat ini sedang galau karena profesi saya saat ini adalah PNS di salah satu kota di Sumatra. Nah selain sebagai PNS, saya juga memiliki usaha sampingan yang dijalankan oleh istri, yaitu sebuah bengkel dan penjualan sparepart kendaraan roda empat. Masalahnya saat ini penghasilan dari sampingan saya sudah jauh mengalahkan penghasilan PNS saya. Menurut Pak Eko apakah saya harus keluar dari PNS? Kalau tidak, apakah itu baik? Karena jujur saya sangat menikmati status saya sebagai PNS.
Budi, 081138xxxxxx

Shalom Pak Budi.
Puji Tuhan Anda sedang diberi kemurahan dari Tuhan. Satu hal yang harus saya ingatkan kepada Anda sebelum menjawab pertanyaan Anda adalah jangan pernah lupa menabung, ingat selalu bahwa Yusuf juga pernah diberi masa berlimpah yang kemudian diikuti dengan masa suram.

Menjawab pertanyaan Pak Budi, keputusan keluar atau tidak dari pekerjaan utama sebenarnya sangat bergantung dari diri sendiri. Dalam melakukan pekerjaan, tidak semua orang menjadikan penghasilan berupa uang sebagai penentu untuk mengambil, menjalankan, atau meninggalkan suatu pekerjaan. Pak Budi mengatakan kepada saya bahwa masih mencintai pekerjaan utama, saran saya tidak harus keluar sih. Tetap saja pegang status
sebagai PNS. Jadi, Anda memiliki dua penghasilan, yaitu yang utama dan tambahan.

Namun, beberapa hal harus menjadi perhatian Pak Budi :

1. Tanggung jawab
Hal ini sering sekali dilupakan orang setelah mereka memiliki penghasilan baru. Mereka melupakan pekerjaan dengan penghasilan lamanya; bahkan tidak bertanggung jawab dengan pekerjaan pertamanya. Ini yang tidak boleh Pak Budi lakukan. Bagaimanapun setelah memutuskan untuk mengambil 2 tanggung jawab, kita harus konsisten dan konsekuen dengan pilihan itu.

2. Jangan Serakah
Ini sebaiknya dipegang erat oleh Pak Budi. Banyak orang memiliki banyak pekerjaan, dan kemudian menjadi tamak sehingga tidak mempertimbangkan risiko dalam mengambil keputusan. Mungkin saat menambah pekerjaan dari 1 menjadi 2 Anda mudah menjalankannya, tapi tidak berarti yang ketiga akan mudah juga ya.

3. Kelola keuangan dengan bijak
Nah ini yang penting juga. Dengan banyaknya penghasilan, artinya pengeluaran juga akan banyak loh Pak Budi, maka dari itu pengelolaan dan pengawasan harus makin ketat. Kalau kita bisa kelola 1 penghasilan, tidak berarti akan mudah dengan 2 penghasilan. Sekali lagi Pak Budi, keputusan tetap di tangan Anda. Namun, seperti saran saya, faktor keuangan hanya faktor kecil kok. Lebih penting faktor nonfinansial saat Anda memutuskan keluar atau tidak.

Salam,
Eko Endarto

Leave a Reply