Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Waspadai Dampak Buruk Film Horor




eBahana.com –¬†Jumlah film Indonesia mengalami peningkatan tajam dari tahun ke tahun. Pernah dalam setahun, produksi film Indonesia mencapai ratusan film. Kalau dilihat secara kasat mata, setidaknya dalam satu masa pemutaran film, ada satu bahkan sampai tiga film Indonesia yang diputar di gedung bioskop.

Sebagian film Indonesia yang diproduksi dan diputar di bioskop tersebut adalah film horor. Ternyata, film horor memang diminati banyak masyarakat. Salah seorang pemain film horor, mengatakan bahwa film bergenre horor lebih laris ketimbang genre lain. Melihat hangatnya sambutan masyarakat, banyak dari para produser yang akhirnya memilih menggarap film horor.

Sangnya, meski laris di pasaran, kualitas film horor tidak mengalami peningkatan. Film horor cenderung tidak mendidik, tidak berbobot, merusak moral, dan menyimpang. Ini bisa dilihat dari kentalnya unsur seks. Tidak sedikit para pemain film horor yang berani mengeksploitasi bagian tubuhnya. Misal saja, berbusana dengan belahan dada rendah, rok yang kelewat mini, dan balutan busana tipis. Bisa dibayangkan, bagaimana jika penonton film tersebut adalah anak-anak dan remaja?

Selain kental dengan pornografi, film horor sekarang ini tidak lagi memasukkan unsur religi sehingga akhir ceritanya berkesan mengambang. Di dalam film horor, ada kalanya setan malah bisa mengalahkan manusia.

Fenomena ini tentunya bisa memberi dampak buruk bagi penonton. Penonton menjadi malas beribadah karena film horor sudah membantu masyarakat untuk percaya bahwa kekuatan gaib tidak bisa dikalahkan oleh manusia, bahkan oleh Tuhan sekalipun. Hal ini juga mengakibatkan penonton menjadi takut pada hantu. Selain itu, penonton pun bisa meniru perilaku negatif dari para pemain film, semisal berpakaian dengan belahan dada rendah. Jika sudah begini, terpaksa keputusan ada di penonton, apakah mau terus dicekoki film horor yang tidak mendidik? Red



Leave a Reply