Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

NATAL STAK TERUNA BHAKTI




Sleman Yogyakarta, eBahana

Perayaan Natal Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti Yogyakarta berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan, hadir dalam perayaan Natal bersama keluarga besar Sekokah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti, ketua STAK TB, Dr. Johannis Siahaya, M.Th, ketua Yayasan Charista, civitas akademik, dosen dan staf, serta mahasiswa/mahasiswi STAK TB. Pada Natal tahun ini mengambil tema “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita 1 Korintus 1:30”,┬áSenin (17/12/18).Khotbah Natal disampaikan Pdt. Daniel Pujarsono, S.Th. M.Si, dalam uraian firman Tuhan Pdt. Daniel menyampaikan ayat firman Tuhan, “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimanya, tapi bersyukur kata firman Tuhan, semua orang yang menerimanya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah yaitu bagi mereka yang percaya dalam nama-Nya. Di mana pun Aku berada di situ pun hamba-Ku berada, jadi ke mana pun kita pergi harus ada dampak kepada orang-orang yang kehilangan hikmat dalam hidup ini, hikmat dari Tuhan membuat kita bisa bergaul dengan siapa pun di mana pun. Dalam pengalaman perjalanan pelayanan hamba-hamba Tuhan banyak mengalami persoalan dan tantangan, tapi tidak pernah mengalami jalan buntu,” ungkapnya.Lebih lanjut, Pdt. Daniel menjelaskan bahwa ada 3 hal ketika Yesus Kristus menjadi hikmat bagi kita, antara lain,

1. Ketika seseorang memiliki Kristus Yesus sebagai hikmat bagi dirinya maka Ia akan mengalami “GOSEN” dekat kepada Tuhan, jika kita memiliki hubungan yang intim atau dekat dengan Tuhan, dan bila kita hidup dekat dengan Tuhan maka kita akan mendapat perlindugan yang sempurna dari Tuhan.
2. Ketika Kristus Yesus menjadi hikmat dalam diri kita, maka kita akan menikmati “KHARA” berada pada waktu yang tepat, peristiwa yang tepat, tempat yang tepat dan orang yang tepat, ketika kita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, maka Tuhan akan menempatkan kita di tempat yang tepat dan diwaktu yang tepat, dan kita tidak pernah menemukan jalan buntu, kita tidak akan kekurangan suatu apapun juga, karena Tuhan akan memberikan orang yang tepat untuk menolong kita.
3. Ketika Kristus Yesus menjadi hikmat dalam diri kita, kita akan menikmati “ZEMA” memahami maunya Tuhan, bila kita ingin menjadikan Kristus sebagai hikmat dalam diri kita, maka kita harus mau merendahkan diri di hadapan Tuhan, biarkan Tuhan yang meninggikan dan memampukan kita.

Khotbah diakhiri dengan bacaan penutup firman Tuhan yang terambil dari kitab Wahyu 3:8.Keluarga Besar Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti Yogyakarta mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2019. Yopiter/Harun Sumadi



Leave a Reply