Input your search keywords and press Enter.

PANGERAN SIAGIAN: Mempersembahkan Talenta untuk Tuhan

Bakat menyanyinya sudah terlihat sejak kecil. Namun, namanya baru dikenal secara nasional ketika usianya 23 tahun. Di usia tersebut, ia berhasil menggondol juara Suara Indonesia Trans TV. Ini menandakan, butuh waktu yang tidak sebentar bagi Pangeran untuk meraih sukses.

Sejak kecil, Yesaya Pangeran Muda Siagian atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pangeran Siagian sudah mulai mengembangkan bakat menyanyinya. Berbagai festival dan lomba menyanyi kerap ia ikuti. Pangeran memang mengasah bakatnya terus-menerus. Selain belajar menyanyi sendiri, ia juga banyak mendengar referensi dan saran dari para seniornya. “Aku juga pernah belajar sama Kak Bornok Hutauruk, Mbak Bertha, dan lain-lain,” ujarnya.

Berkat ketekunan dan kerja kerasnya, ia berhasil menyabet banyak juara. Antara lain, Best Male Singer pada Pesparawi Nasional Festival (Classic Category) (2006), Best Singer pada Nasional Heartline Gospel Singing Contest (2006), dan The Best Singer di ajang Suara Indonesia Trans TV (2011). Tentulah pencapaian tersebut membuat karier Pangeran makin bersinar.

Selain menyanyi, rupanya Pangeran punya bakat lain, yakni ngemsi. “Aku suka ngemsi mungkin karena aku suka bicara dengan banyak orang, dan akhirnya dipercaya untuk jadi MC untuk berbagai acara. Ditambah lagi, aku ambil jurusan public relations,” terang alumni Universitas Negeri Jakarta jurusan Public Relations.

Pangeran mengaku walau harus menjalani proses yang panjang untuk sampai di posisi sekarang, ia tetap enjoy dan ingin fokus menjalani kariernya di dunia seni. “Passion aku memang di dunia seni. Dan aku mencoba untuk fokus ke dunia seni ini. Aku bersyukur banyak pekerjaan dan atau pelayanan yang mengundangku,” selorohnya.

Pangeran yang merasa punya bakat di bidang menyanyi, ingin melayani Tuhan dan sesamanya sesuai dengan bakatnya. Ia pun terlibat aktif di berbagai pelayanan gereja. “Saya juga sempat ikut vocal group di gereja dan juga terlibat pelayanan di Boanerges Tiberias,” ucap jemaat Boanerges Tiberias, Jakarta.

Pada pengujung 2011, pria yang baru saja merilis album Natal yang bertajuk Colours of Christmas ini sibuk pelayanan Natal. “Aku pelayanan nyanyi dan ngemsi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk pelayanan di bidang yang lain.”

Selain sibuk pelayanan, Pangeran juga sibuk ngemsi. “Aku juga sedang sibuk ngemsi untuk beberapa event corporate,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai Brand Ambassador untuk Jakarta Musical Production Ministry.

Pria kelahiran Jakarta 20 Oktober 1988 ini sangat bersyukur karena Tuhan selalu turut campur dalam perjalanan kariernya. “Peran Tuhan luar biasa. Banyak hal luar biasa yang boleh aku rasakan. Terakhir aku baru kembali dari Brunei Darussalam, Macau, dan Hong Kong memenuhi undangan Konsulat Jenderal RI untuk bernyanyi dan pelayanan di sana. Aku enggak pernah bermimpi mendapatkan kesempatan tersebut,” katanya penuh syukur.

Untuk saat ini, Pangeran mengaku dirinya masih ingin fokus di dunia menyanyi dan presenting. “Ke depan, aku juga sempat berpikir untuk membuat usaha. Tetapi, belum terpikir di bidang apa,” imbuh putra pasangan alm. Wilson Siagian dan Dora Panjaitan. Redaksi

Leave a Reply