Input your search keywords and press Enter.

GEREJA SALIB SUCI – Filosofi Hidup, Keterbukaan, dan Estetika

Gereja tanpa dinding. Kesan itu melekat kuat pada Gereja Salib Suci, Cilincing, Jakarta Utara. Arsitek gereja, Pastor J.B Mangunwijaya Pr sengaja mengadopsi konsep pendapa, tanpa dinding. Desain pendapa sendiri kuat melukiskan keterbukaan, dan musyawarah bagi siapa saja.

Meski sekilas terlihat sederhana, rancangan Romo Mangun ini dinilai rumit oleh para arsitek. Gereja Salib Suci ditopang oleh empat pilar besar, mirip tiang penyangga jalan tol. Keempat pilar di dalam gereja tersebut berbentuk payung. Setiap payung berbentuk obor dengan beberapa guratan lidah api.

Empat pilar besar melambangkan keempat Injil, yang menjadi sokoguru gereja. Sementara empat payung melambangkan empat mata angin. Lidah api melambangkan peristiwa Pantekosta. Pada siang hari, pertemuan empat pilar tersebut membentuk salib bercahaya, tepat di titik tengah gereja. Sedangkan salib melambangkan pengorbanan Kristus yang menjadi pusat iman, terang, dan cahaya dunia.

Keempat pilar tersebut bila dilihat dari atas akan berbentuk seperti corong. “Keempat corong itu untuk jalur air,” jelas Panitia Renovasi Gereja Salib Suci, Chrisiandy. Eksotisme Gereja Salib Suci makin terasa kental dengan hadirnya unsur jati pada kursi umat. Seperti tabernakel yang terbuat dari kayu.

Rencananya, gereja ini akan memasang pintu lipat di sekeliling sisi. Pemasangan pintu lipat terpaksa dilakukan mengingat tebalnya debu yang masuk ke dalam gereja. “Dulu jalan raya itu lebih rendah dari pada gereja. Sekarang sama tingginya,” tambah Chrisiandy. Selain menghindari debu, pintu tersebut juga menjaga barang elektronik agar tidak cepat rusak. Selama ini debu yang masuk menyebabkan rusaknya speaker. Nantinya, pintu lipat hanya dibuka pada saat Perayaan Ekaristi.

Meski ditambahi pintu lipat, Gereja Salib Suci tetap akan mempertahankan filosofi Romo Mangun, yang memang unik, dan cocok untuk dilestarikan, yakni keterbukaan.

Sumber: Majalah Bahana, Desember 2010

Leave a Reply