Input your search keywords and press Enter.

Pdt. Ronny Daud Simeon: BANGKIT DARI MASA LALU

Shalom, Sobat . Tidak terasa kita telah melewati separuh  waktu di 2018. Jika direnungkan, mungkin dari kehidupan masa lalu ada perkara yang kita lakukan, tetapi tidak mendatangkan kepuasan dan kelegaan. Justru sebaliknya, persoalan yang kita hadapi malahan bertambah. Menyikapi hal ini, mungkin kita belum mampu menemukan dan mengerjakan hal yang esensial dan yang berkenan di hadapan Tuhan. Dari kesalahan, kita tentu dapat banyak belajar. Sesungguhnya tanpa kita harus mengalami kejatuhan terlebih dahulu, semestinya kita bisa belajar dari pengalaman orang lain. Oleh karena itu, mari kita belajar dengan menyimak curahan hati sahabat kita.

Pertanyaan Berto:

Shalom, saya Berto (23) di Medan. Saya sedang menghadapi masalah yang sangat pelik. Kehidupan saya dalam pergaulan sangatlah bebas. Dari minuman keras, narkoba, hingga seks bebas telah mendarah daging. Saya pun baru menyadari bahwa semua itu tidak dapat memberikan kepuasan. Namun, kesadaran itu saya anggap terlambat karena kini saya telah mengidap HIV AIDS. Jujur saya menjadi putus asa. Harapan hidup pun pupus. Yang mau saya tanyakan, apakah saya masih layak di hadapan Tuhan? Bisakah orang seperti saya menjadi berguna bagi orang lain karena saya merasa tidak layak lagi? Saya merasa bahwa diri saya telah terbuang dari dunia ini. Saya mohon arahan dan jawabannya agar saya bisa menjalani hidup ini kembali. Terima kasih.

Jawaban Pdt. Ronny Daud Simeon:

Shalom, Berto. Sebelumnya saya sangat berterima kasih atas cerita singkat kisah hidupmu. Satu hal yang harus Berto ketahui, bahwa kamu diterima bukan karena apa yang kamu lakukan, melainkan siapa kamu di dalam Kristus. Hukum Taurat membenarkan apa yang diperbuat, tetapi kasih karunia Tuhan melihat pada tujuan akhir bahwa kita semua bisa menjadi serupa dengan Kristus. Kamu diciptakan segambar dan serupa dengan Kristus dan Dia sanggup memulihkan kehidupanmu kembali. Coba Berto baca dan renungkan firman Tuhan yang tertulis dalam 2 Korintus 5:17 dan Yeremia 11:9. Berlin juga harus ingat bahwa masa lalumu tidak menentukan masa depanmu.

Hal yang tidak kalah penting yang harus kamu pahami, yaitu apa yang menjadi maksud dan tujuan Tuhan memerdekakan dirimu dari semua itu. Sering kali Tuhan memakai orang yang memiliki masa lalu seperti Berto untuk membawa orang-orang yang memiliki masa lalu yang serupa supaya mereka diselamatkan. Misalnya, pecandu dipakai Tuhan untuk membawa kabar baik tentang Dia kepada sesama pecandu. Hal inilah yang pendeta sering kali sulit lakukan. Jadi, kalau Berto bertobat, menyerahkan diri kepada Kristus, Tuhan menerima Berto apa adanya dan Berto berguna bagi Kerajaan-Nya. Hidupmu tidak lagi koson kalau kamu hidup di dalam-Nya. Selalu ada harapan yang baru bagimu Berto. Tuhan berkati!

Leave a Reply