Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Dr. Andik Wijaya, M.Rep.Med. Seksolog: FANTASI SEKSUAL

Sumber: MedCom.id

Pertanyaan:

Dr. Andik, saya butuh bantuan dokter. Saya seorang wanita berusia 40 tahun. Saya punya suami yang sangat mencintai dan mengasihi saya. Keluarga kami pun baik-baik saja. Namun, saya punya masalah yang saya kira aneh. Saya tidak tertarik berhubungan seksual dengan suami saya walaupun ia berulang-ulang meminta. Namun, begitu melihat pria lain, apalagi yang masih muda dan ganteng, selalu ada dorongan kuat dalam diri saya untuk berhubungan seksual dengan pria yang bukan pasangan saya tersebut. Kadang-kadang saya membayangkan sedang berhubungan intim dengan pria itu. Dokter Andik, bantu saya untuk menyikapi sikap aneh ini. Saran dokter sangat saya nantikan. Tuhan memberkati. (Susanti di Jakarta)

Jawaban:

Ibu Susanti yang lagi galau. Secara umum gairah seksual wanita lebih disebabkan oleh hal-hal yang bersifat
psikologis. Karena itu, saya melihat ada kontradiksi dalam situasi yang ibu ceritakan. Ibu menyadari bahwa suami sangat mencintai dan mengasihi, dan kondisi keluarga ibu juga baik-baik. Secara umum, wanita dalam situasi seperti Ibu, akan memiliki kehidupan seksual yang sehat dan memuaskan.

Karena itu, saya melihat ada dua kemungkinan yang menyebabkan Ibu mengalami situasi seperti ini.         Pertama, ada kemungkinan Ibu mengalami trauma seksual pada masa lalu. Yang saya tulis berikut sekadar contoh (sama sekali tidak berarti Ibu seperti contoh ini). Seorang anak perempuan kecil yang pernah mengalami pelecehan seksual, tanpa disadarinya selalu merasa tidak nyaman berhubungan seksual dengan pria yang berumur lebih tua dari dirinya. Hal ini, tanpa disadarinya cenderung membuatnyaberfantasi seksual dengan pria yang lebih muda, Ia merasa akan lebih bisa dominan dan merasa aman. Karena itu pada kasus seperti yang Ibu alami, analisis yang cermat termasuk berbagai pengalaman masa lalu, sangat diperlukan untuk menentukan diagnosisnya.

Kedua, perilaku seksual apa pun yang tidak sesuai dengan standar firman Tuhan, patut dipikirkan kemungkinan terkait dengan kuasa gelap. Yang saya tulis berikut, juga sekadar contoh (sama sekali tidak berarti Ibu seperti contoh ini). Mereka yang terlibat dengan perdukunan atau penyembahan berhala dalam bentuk apa pun, memiliki kecenderungan berperilaku seksual menyimpang. Mari kita lihat firman Tuhan berikut ini:

“Mereka mempersembahkan korban di puncak gunung-gunung dan membakar korban di atas bukit-bukit, di bawah pohon besar dan pohon hawar dan pohon rimbun, sebab naungannya baik. Itulah sebabnya anak-anakmu perempuan berzinah dan menantu-menantumu perempuan bersundal.” (Hosea 4:13)

Firman Tuhan tersebut jelas sekali menyatakan bahwa penyembahan berhala berhubungan sangat erat dengan persundalan dan perzinaan. Perzinaan, menurut firman Tuhan, dinilai dari pikiran seseorang. Seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus berikut ini:

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan (laki-laki) serta menginginkannya (berfantasi seksual), sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Matius 5:28)

Jadi, berdasarkan firman Tuhan tersebut, Ibu masuk kategori orang yang terlibat dalam perzinaan. Yang
harus saya sampaikan, ada konsekuensi yang amat serius terkait dengan dosa perzinaan. Seperti dinyatakan dalam firman Tuhan berikut ini:

“Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”                               (1 Korintus 6 : 9b-10).

Dengan pemahaman itu, yang perlu Ibu lakukan adalah memohon belas kasihan Tuhan Yesus, agar bisa berhenti dari pikiran yang penuh perzinaan. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Leave a Reply