Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Cepat Mendengar, Lambat Berkata

Bahana,

saya terkenal sebagai pribadi yang spontan. Baik dalam bertindak dan berkata-kata. Namun semakin dewasa dan saya sudah berkerja, saya
merasa apa yang saya lakukan pasti suatu hari berbalik seperti bumerang. Bagaimana mengendalikan diri saya? Tuhan memberkati.
Sita (24th)

Sita yang baik,
Firman Tuhan yang tertulis di Yakobus 1:19-20 mengatakan, bahwa sebaiknya kita cepat mendengar, tetapi lambat dalam berkata-kata. Ayat tersebut sudah mengajarkan kepada kita, bagaimana berbicara yang bijak dan efektif. Karena citra pribadi kita sangat ditentukan dari bagaimana kita bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar kita.

Kebiasaan berbicara dahulu sebelum berpikir terkadang bisa mengakibatkan hubungan kita dengan lawan bicara kita memburuk. Hal tersebut disebabkan, apa yang kita sampaikan terkadang bukan jawaban yang diharapkan lawan kita. Untuk itu kita diharapkan mendengarkan dengan seksama baik memakai hati maupun pikiran kita, sehingga kata-kata yang keluar dari mulut kita dilandasi rasa empati.

Kalau kebiasaan berbicara dengan empati selalu kita latih, maka kita
akan memperoleh respek dari setiap orang yang berhubungan dengan kita. Jadi saran saya untuk Anda, mulailah banyak berlatih untuk dapat mengontrol diri dalam sifat keterbukaan serta spontanitas Anda selama ini, agar Anda tidak tersandung masalah dalam bersosialisasi. Tidak ada sifat atau sikap yang tidak bisa kita rubah sejauh kita menginginkannya.

 

Indayati Oetomo
Direktur Internasional John Robert Powers

Leave a Reply