07 September 2010, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Renungan Membesarkan Generasi PenerusBy: rap | Kategori: Renungan | 07 September 2010, 16:21:21Generasi platinum, begitulah sebutan untuk anak yang lahir tahun 2000 ke atas. Mereka telah memiliki daya pikir kuat, kritis, dan naluri eksplorasi yang tinggi. Dikatakan Life Coach, dari Rumah Modifikasi Perilaku Novian Triwidia Jaya yang akrab dipanggil Novian, anak-anak generasi platinum ini umumnya memiliki naluri mengeksplorasi sekitarnya. Mereka berpikir, bersikap kritis, dan berani mengutarakan pendapat. Demi generasi platinum yang berkualitas, orangtua harus menyiapkannya sedini mungkin. Membangun rumah tangga termasuk panggilan yang secara umum diberikan kepada setiap pribadi. Yusuf dan Maria memenuhi panggilan itu dengan pernik-pernik kegiatan yang harus dilakukan sesuai adat kebiasaan yang sedang berlaku. Salah satu fase yang harus mereka ... Selengkapnya Pahlawan dari Gua AdulamBy: bud | Kategori: Renungan | 04 September 2010, 14:11:29 Bacaan: 1 Samuel 22:1-5Salah satu puisi yang begitu menginspirasi hidup saya adalah karya Dorothy Law Nolte berjudul Children Learn What They Live. Inti dari puisi tersebut adalah seorang anak akan bertumbuh dewasa menjadi seperti apa, tergantung dari atmosfer atau lingkungan yang mempengaruhinya. Beberapa kalimat yang menjadi bagian puisi tersebut adalah: Jika seorang anak hidup dengan dikritik, Ia belajar menuduh. Jika seorang anak hidup dengan dimusuhi, ia belajar kekerasan. Jika seorang anak hidup dengan menerima pujian, ia belajar untuk menghargai. Jika seorang anak hidup dengan diperlakukan adil, ia belajar keadilan. Jika seorang anak hidup dengan diterima dan disukai, ia belajar mengasihi ... SelengkapnyaBukti KasihBy: gth | Kategori: Renungan | 02 September 2010, 11:49:02 Bacaan: Markus 12:28-34Seperti yang telah menjadi kebiasaan di kantor kami selama ini, setiap kali selesai deadline pasti diadakan rapat bersama seluruh tim kerja. Tujuannya untuk mengevaluasi hasil kerja dan menetapkan rancangan kerja ke depan. Suatu kali ketika sedang berdiskusi, seorang rekan mengeluhkan sikap salah satu rekan kerja yang kerap bekerja tanpa mengindahkan jadwal yang telah disepakati sebelumnya. Pasalnya sikap orang tersebut menghambat alur pekerjaan dari rekan kerjanya yang lain. Bahkan, tak jarang rekan kerjanya harus pulang terlambat ke rumah karenanya.
Dalam dunia kerja kita tentu mengenal istilah deadline atau batas akhir penyerahan atau penyelesaian suatu pekerjaan. Deadline biasanya ditetapkan atas dasar ... SelengkapnyaKiamat PseudoscienceBy: rut | Kategori: Renungan | 31 Agustus 2010, 16:04:14 Bacaan: Matius 24:37-44Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ini tidak memiliki dasar sains. Fenomena alam yang mungkin saja terjadi pada tahun itu adalah badai matahari. “Isu kiamat 2012 adalah pseudoscience (tidak mengikuti metode ilmiah). Ada yang mengaitkannya dengan kemunculan Planet Nibiru, ada juga komet besar, yang secara astronomi sebetulnya tidak eksis,” kata Thomas Djamaluddin, profesor astronomi-astrofisik dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Kiamat 2012 sering dikaitkan dengan penanggalan suku Maya.
Pendapat bahwa 2012 nanti akan terjadi kiamat atas planet bumi merupakan prediksi kesekian yang dibuat manusia untuk menjelaskan bagaimana akhir kehidupan di bumi ... SelengkapnyaJurang KehidupanBy: wsp | Kategori: Renungan | 30 Agustus 2010, 15:34:05 Bacaan: Mazmur 130:1-8Awal April 2010 adalah salah satu peristiwa terberat yang saya alami. Dalam waktu singkat, tidak sampai dua minggu, lebih dari 10 juta rupiah harus kami keluarkan untuk biaya pengobatan mama yang harus opname akibat penyakit diabetes. Keadaan keuangan yang terbatas membuat kami hanya bisa berserah dan berharap kepada Tuhan. Firman yang saya dapatkan ketika berdoa, yakni bahwa Tuhan akan menyembuhkan dan mencukupkan semua kebutuhan dana, saya pegang erat. Akhirnya, mama bisa kembali pulang ke rumah dan kami mendapati masih ada kelebihan dana yang bisa digunakan untuk pemulihan kondisi mama.
Dari dalam jurang, yang melambangkan hidup di titik paling rendah, ... SelengkapnyaTetap Rendah HatiBy: ido | Kategori: Renungan | 28 Agustus 2010, 09:29:33 Bacaan: Mikha 6:1-8Bill Farmer, Dubes Australia untuk Indonesia ternyata memiliki prinsip hidup sederhana yang tidak banyak ditemui di kalangan pejabat sepertinya. Bill yang mengakhiri tugasnya di Indonesia petengahan 2010 ini memakai HP Nokia seri 1100 sejak lima tahun terakhir. Bill sama sekali tidak merasa aneh atau minder dengan gadget yang “terlalu biasa” untuk pejabat sepertinya. “Memang sulit mengakses situs internet dari ponsel ini dan hurufnya kecil-kecil. Tapi saya masih suka menggunakan ponsel ini,” ujar Farmer suatu kali ketika disinggung mengenai HP jadulnya.
Sebuah teladan kerendahan hati. Itulah kesan yang saya tangkap ketika membaca kisah mengenai Bill Farmer. Ya, tidak banyak orang ... SelengkapnyaAllah yang CemburuBy: wsp | Kategori: Renungan | 24 Agustus 2010, 08:33:00Bacaan: Ulangan 7:1-6, 25, 26Sebuah keluarga sedang bergumul dengan anaknya yang menderita sakit. Kepada mereka Tuhan sudah berjanji akan menyembuhkan, asalkan mereka percaya. Namun, dalam masa penantian, mereka bertindak ceroboh dengan membolehkan seseorang memberi air yang sudah dimantera oleh dukun untuk diminum anaknya. Seorang hamba Tuhan yang datang hendak mendoakan anaknya mendapat pernyataan, “Ia telah berzinah dan menyakitkan hati- Ku, anaknya tidak akan sembuh.” Rupanya, Tuhan sangat serius dengan apa yang mungkin dianggap biasa oleh keluarga itu. Sebuah kesalahan fatal yang harus dibayar dengan sangat mahal. Allah yang cemburu. Fakta ini jarang dibahas dan tidak banyak umat Tuhan memperhatikannya. Itulah sebabnya, ... Selengkapnya Salah Jatuh CintaBy: rud | Kategori: Renungan | 21 Agustus 2010, 10:36:12 Bacaan 1 Timotius 6:3-10Jatuh cinta memang menyenangkan. Tiap saat ingin bertemu dengan pujaan hatinya. Hal ini normal dan sangat alamiah. Namun biar bagaimana pun sebuah hubungan percintaan dimulai, ujungnya hanya ada dua kemungkinan: happy ending atau sad ending. Ada orang merasa bahwa dirinya telah salah jatuh cinta dan akhirnya menyesal seumur hidupnya. Demikian pula dalam hubungan kita dengan Allah, ada banyak orang salah jatuh cinta. Bukannya menetapkan Allah sebagai satu-satunya Pribadi yang dicintai seumur hidupnya, namun mendua hati atau bahkan meninggalkan Tuhan karena cinta uang.
Alkitab menasihatkan bahwa cinta uang sangat berbahaya, baik bagi kehidupan pribadi maupun orang lain. Bagi diri ... SelengkapnyaMemelihara KemerdekaanBy: hok | Kategori: Renungan | 18 Agustus 2010, 09:02:37 Bacaan: Hakim-hakim 2:6-23Setelah lama hidup tertindas sebagai budak di Mesir, akhirnya bangsa Israel dibebaskan Tuhan dan dibawa masuk ke tanah perjanjian. Di tempat yang baru tersebut mereka memulai suatu fase kehidupan yang sama sekali baru. Tanah yang baru, aturan yang baru dan mentalitas hidup yang baru pula. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, terbukti bahwa bangsa Israel tidak menjaga kebebasan atau kemerdekaan hidup yang diberikan Tuhan. Mereka membiarkan diri terhanyut oleh perilaku bangsa-bangsa asing di sekitarnya, sehingga akhirnya mengundang api penghukuman Tuhan. Dan dalam nats yang kita baca saat ini, disebutkan suatu ironi, yaitu kejadian yang sama terus menerus berulang.
Apa yang ... SelengkapnyaJangan Lupakan Kaum LemahBy: rap | Kategori: Renungan | 16 Agustus 2010, 09:43:08 Bacaan: Imamat 19:9-22Masih ingat cerita tentang Koin untuk Prita Mulyasari? Sejak mulai hingga proses pengumpulan, koin yang terkumpul terus bertambah. Bahkan jumlahnya diprediksi bisa mencapai setengah milyar rupiah lebih. Bagaimana bisa seorang Prita, ibu yang didakwa kasus pencemaran nama baik ini mendapat dukungan yang begitu kuat? Budayawan sekaligus penulis kolom, esai, dan novel Mohammad Sobary mengatakan, fenomena koin untuk Prita adalah simbol sebuah solidaritas yang kuat. Masyarakat melihat Prita sebagai simbol yang lemah, korban ketidakadilan.
Firman Tuhan mengajar agar para orang kaya tidak melupakan hak orang miskin yang terkandung dalam kekayaan mereka. Tuhan menetapkan bahwa hak orang miskin sepenuhnya ada dalam ... SelengkapnyaTop Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
![]() Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: 5454 (Telkomsel), 7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Online Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2010 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||