Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Sahabat Orang Sakit (SOS) Ambon-Maluku Gelar Training dan KKR di Kabupaten Kepulauan Aru

Ambon Maluku, eBahana

(Catatan: Joanny. F. M. Pesulima-Jurnalis Freelance)

Sahabat Orang Sakit (SOS) Ambon kembali menggelar training SOS ketiga, yang dipusatkan di Hotel Grand Aru, kabupaten kepulauan Aru-Maluku (01-02/11/18) kemarin, bekerja sama dengan Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Aru, dan dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Aru. Pantauan eBahana saat kegiatan berlangsung.Ketua SOS Wilayah Indonesia Timut, Pdt. Yus Simangunsong dalam sambutannya mengatakan kalau kegiatan ini bertujuan menyiapkan orang-orang yang mempunyai hati terarah dan memenuhi panggilan-Nya, melalui tugas bersekutu, bersaksi dan melayani sesama kita yang sakit dan membutuhkan uluran tangan kita, dengan tidak membawa nama gerejanya, namun memiliki hati dan pribadi Yesus untuk menjangkau jiwa-jiwa yang terabaikan, meyakinkannya untuk percaya bahwa Yesus tidak hanya sejauh doa, lewat berbagai mukjizat yang dilakukannya membuat kita percaya bahwa tiada yang mustahil bagi-Nya.

Untuk kota Dobo sendiri, lanjutnya, ada banyak jiwa yang belum dijangkau, sehingga melalui SOS area kota Dobo yang setelah ini dibentuk merupakan tantangan tersendiri dan membutuhkan topangan dari semua pihak, baik itu secara internal maupun eksternal SOS. Karenanya ia berharap adanya perhatian serius dari semua peserta training yang ada dan juga semua pihak denominasi gereja dan pemerintah setempat untuk dapat membangun kemitraan dengan SOS setempat, agar kelak dapat membantu pemerintah dalam mengatasi problematika di bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Simangunsong juga berterima kasih kepada Tim SOS Ambon yang diketuai oleh Pdt. Novy Uneputty yang telah bersedia datang ke kota Dobo menggunakan kapal laut, hanya untuk menyukseskan kegiatan Training dan KKR di kota Dobo ini.Sementara itu, Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Asisten I, Dra. Amina Asmiani Elly berharap agar kegiatan yang dilakukan ini dapat menjadi ekspestasi planning dan gold program dengan kerangka dasar tujuan yakni seluruh pelaku pelayanan yang ada dapat memiliki pegetahuan serta tahap intervensi awal dapat segera diatasi antara lain dengan akses untuk memperoleh jaminan dan perlindungan sosial.

Ia pun berpesan kepada para pembicara atau fasilitator agar dapat memberikan ruang edukasi secara maksimal bagi seluruh peserta sehingga dapat menjadi muatan ilmu dalam implementasi harapan semua orang di bumi Jargaria ini secara baik, dan kepada peserta agar dapat mengikuti jam edukasi dengan tekun dan penuh tanggung jawab karena di atas segala jerih payah dan juang kita,yakinlah semuanya tidak sia-sia. Lebih jauh diharapkan setelah ini SOS bisa melayani setiap orang dari berbagai latar belakang suku, ras dan golongan, serta mampu menyusun stategi dan melaksanakan misi doa dan pelayanan, membantu setiap orang yang dijumpai dalam pelayanan doa dan tindakan sosial yang nyata karena ini sarana yang efektif untuk melayani Tuhan.Kegiatan training ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Kabupaten Aru yang ditandai dengan penyematan PIN kepada peserta, dan selaku pembicara dalam kegiatan ini adalah Pdt. Yustivianus Simangungsong dan Pdt. Novy S. Uneputty.

Materi yang disampaikan sesuai dengan SOP SOS, dan selama sehari itu peserta dibimbing untuk bagaimana bisa melayani bersama sos, setelah itu peserta melakukan praktek sehari yang didampingi oleh tim SOS Ambon. Di akhir kegiatan Training,dilakukan pengutusan dan semua peserta dapat melayani pada acara kegiatan kebaktian Rohani yang digelar di Gedung Keuangan milik Pemerintah Kabupaten Aru, yang belum pernah digunakan untuk acara keagamaan apapun juga, baru diberikan untuk kegiatan SOS sebagai bentuk dukungan menyukseskan acara KKR.Untuk SOS kabupaten Aru, diketuai oleh Pdt. Musa Rumbewas, dibantu dengan teman-teman dari 6 denominasi gereja di kota Dobo yang sudah mengikuti Training.

Leave a Reply