Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

Pelantikan Pengurus API Kabupaten Pati Masa Bakti 2018-2023

Pati Jawa Tengah, eBahana

Pada Selasa, 27 November 2018 di Pendopo Kabupaten Pati dilaksanakan pelatikan Pengurus API (Asosiasi Pendeta Indonesia) Kabupaten Pati.  Dalam acara tersebut, dijadikan wahana silaturahmi antara tokoh agama Kristen dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pati.  Maka para hamba Tuhan yang tergabung dan yang tidak tergabung didalam Persekutuan dan Pelayanan Hamba Tuhan Garis Depan (PPHTGD) hadir ratusan orang, dari seluruh wilayah Kabupaten Pati.

Sedangkan dari pihak pemerintah yang tergabung di dalam forkomfinda hadir semua yakni Bupati, Kapolres, dandim (diwakili Kesda), Kajari, dan Kepala Kehakiman Kabupaten Pati.

Pdt. Didik Hartono, M.Th. sebagai ketua API Kab. Pati bersama dengan seluruh pengurus mengikuti pelantikan dengan khidmat. Acara pelantikan sesuai jadwal dilaksanakan pukul 08.30 WIB. Namun mengalami kemunduran sampai pukul 10.45 WIB. Hal tersebut dikarenakan ada acara mendadak pertemuan dengan DPRD Kabupaten Pati. Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh Pdt. Andriyan, M.Th.  Pelantikan dilaksanakan oleh Bupati Pati, Drs. Haryanto, M.M, M.Si.

Selesai Pelantikan, diberikan ucapan selamat oleh forkomfinda Kabupaten Pati. Kemudian dilanjutkan pula dengan photo bersama antara pengurus API dengan forkomfinda.  Suasana penuh dengan keakraban dan keramahan. Pada kegiatan itu pula Bupati Pati memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya beliau merasa senang dengan hadirnya API di Kabupaten Pati. Bupati mengajak semua pihak,  baik pengurus maupun para pendeta yang ada di Kabupaten Pati agar dapat menjadi penyejuk umat. Jika ada permasalahan yang ada di wilayah kabupaten Pati dapat diselesaikan secara damai dan sejahtera. Beliau tidak membeda-bedakan dari unsur agama, atau pun ras dan golongan.

Sambutan kedua oleh Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK, M.Si, sekaligus pamitan karena akan dimutasi ke Kabupaten Wonogiri. Beliau juga mengucapkan terima kasih selama lebih kurang delapan bulan sudah bersama dengan warga Kabupaten Pati. Ia tahu bahwa para pendeta selalu memberikan wejangan dan pengarahan yang menentramkan jemaat yang dilayaninya. Karena beliau juga sebagai seorang nasrani. Beliau minta maaf jika selama berinteraksi ada kesalahan yang dilakukan.

Sebelum acara pelantikan diakhiri, dibuka kesempatan  untuk bertanya kepada Bupati. Namun karena waktu yang sudah siang hanya dibuka satu penanya. Pdt. FX Supriyono, M.Th. mengajukan tiga pertanyaan:

1. Bagaimana jika Petugas Pembantu Pencatat Perkawinan, di hidupkan lagi.

2. Bagaimana menyikapi pemerintah Pusat untuk pengurusan sertipikat tanah atas nama             Gereja.

3. Bagaimana cara  mengurus ijin mendirikan bangunan gereja yang melakukan                               pengembangan pembangunan sekitar rumah ibadah.

Jawaban Bupati: SK yang pernah dibuat terkait dengan P4 belum pernah dicabut. Artinya seharusnya masih berjalan. Ijin-ijin silahkan diurus, jika ada kesulitan, beliau siap membantunya. Baik di BPN (Badan Pertanahan Nasional) maupun di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pati.

Akhirnya, pertemuan tersebut di tutup dengan doa oleh Gara Kabupaten Pati, Pdt. Yosua Pranoto, M.Th., dilanjutkan ramah tamah. Menikmati hidangan makan siang sate dan opor  ayam. Seusai semuanya berpisah satu dengan lainnya dalam damai dan sejahtera. Pdt. Yesaya Sugondo, M.Th.

Leave a Reply