Media Rohani Terlengkap & Terpercaya


Input your search keywords and press Enter.

GBI The Seed Yogyakarta Gelar Harmony of Christmas

Yogyakarta, eBahana

Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-10 Gereja Bethel Indonesia The Seed Yogyakarta sekaligus merayakan Natal 2018, GBI The Seed menggelar acara “10th Church Anniversary & Christmas Celebration” yang mengusung tema Lahirnya Sang Raja Damai dengan sub tema Harmony of Christmas di Auditorium Universitas Kristen Duta Wacana (07/12/18).Ratusan jemaat dan tamu undangan yang hadir dibuat terpukau dengan penampilan anak-anak muda yang berasal dari beragam suku yang ada di Indonesia dalam sesi pembukaan. Ada yang dari Jogja Patriat Academic, dari gabungan mahasiswa Sumba, bahkan ada penampilan drama dari anak-anak Sekolah Minggu GBI The Seed Yogyakarta. Tidak hanya itu saja, ada kesaksian dari Ps. Victor Obed (Rumania), ada anak-anak muda dari So’e Timur, dan mahasiswa Manggarai.

Praise and worship dibawakan dengan penuh sukacita oleh tim musik dari The Seed Ministries sehingga setiap yang hadir larut dalam sukacita Natal.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Daerah Istimewa Yogyakarta, Petrus Marija ; Wakil dari Perwil GBI, Kornelius Setiawan ; dan Ketua Rayon sekaligus sebagai pembicara, Ps. Budi Sastradiputra.Dalam khotbahnya, Ps. Budi menyampaikan bahwa tema Natal dari Sinode GBI adalah Lahirnya Sang Raja Damai. “Saya mau katakan kepada saudara bahwa Yesus yang datang sebagai Raja Damai, Ia datang membawa 3 perdamaian bagi kita. Yang pertama adalah Dia mendamaikan manusia dengan Allah.  Yang kedua, mendamaikan manusia dengan dirinya sendiri. Dan yang ketiga, Dia mendamaikan manusia dengan sesamanya,” ungkapnya. Ps. Budi berharap semua yang hadir dapat menjadi terang untuk sekeliling seperti kehadiran Kristus untuk manusia.Penyalaan lilin dilakukan oleh Pembimas Kristen DIY, Petrus Marija ; Ps. Budi ; Ps. Aryanto Tanesib, gembala sidang GBI The Seed ; Erasi Katupu, ketua panitia ; Kornelius Setiawan, wakil Perwil GBI ; Norce Tanesib, perwakilan anak Sekolah Minggu GBI The Seed ; dan Endi, perwakilan jemaat GBI The Seed.

Pada kesempatan tersebut Erasi Katupu selaku ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir. “Terima kasih atas kehadiran bapak-ibu semua yang sudah meluangkan waktu, selamat menikmati acara malam ini,” ucapnya. Dalam sambutannya, Petrus Marija mengajak semua orang untuk saling mengasihi. “Penyalaan lilin sebagai simbol bahwa kita dapat menjadi terang bagi sesama, kita tidak akan marah lagi kepada orang lain, ketemu orang lain tersenyum, supaya orang juga bisa merasakan kasih Allah dalam diri kita,” ajak Pembimas Kristen DIY ini. Kornelius Setiawan, sebagai wakil dari Perwil mengatakan bahwa GBI The Seed memiliki sesuatu yang unik. “GBI The Seed ini memiliki kesederhanaan dan semangat yang membuat kami tertarik, The Seed artinya biji, biji itu kecil tapi dikatakan dalam firman Tuhan, iman yang sebesar biji sesawi bisa memindahkan gunung. Saya percaya lewat The Seed ini banyak jiwa-jiwa yang dimenangkan,”harapnya. Pada puncak acara perayaan ulang tahun GBI The Seed, Ps. Aryanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mengasihi dan mendukung GBI The Seed selama 10 tahun ini. “Terima kasih bapak-ibu, tentunya sampai di ulang tahun yang ke-10, kami percaya berkat doa dan dukungan bapak-ibu. Ada banyak suka dan duka dalam pelayanan, bahkan mungkin ada banyak kekurangan dalam melayani bapak-ibu, mohon dimaafkan. Kami akan belajar lebih baik lagi di ulang tahun yang ke-10. Doakan kami, saya bersama generasi muda untuk bangsa Indonesia. Karena mereka rata-rata dari nusantara, oleh karena itu ada sub tema Harmony of Christmas, jadi dengan keharmonisan, kita sama-sama membangun Indonesia lebih baik. Kita percaya Yogyakarta akan aman karena banyak orang muda berdoa, memuji dan menyembah Tuhan,” pungkas gembala sidang GBI The Seed. Yas

 

 

Leave a Reply